JP Radar Kediri – Cuaca di Kediri Raya pada Jumat (10/7) diprakirakan masih bersahabat. Berdasarkan peringatan dini tiga harian yang dirilis Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri, seluruh indikator cuaca ekstrem untuk wilayah Kediri masih berstatus nihil.
BMKG tidak mendeteksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, hujan sangat lebat, hujan ekstrem, hujan disertai petir, maupun angin kencang.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas masyarakat diperkirakan dapat berjalan normal tanpa gangguan cuaca signifikan.
Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang kini berlangsung di wilayah Kediri.
Cuaca cenderung cerah pada siang hari sehingga suhu terasa lebih panas, sedangkan malam hingga dini hari udara masih relatif dingin akibat fenomena bediding.
BMKG juga mengingatkan bahwa meski peluang cuaca ekstrem rendah, kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
Karena itu, masyarakat diimbau rutin memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas.
Baca Juga: BPBD Waspadai Potensi Ancaman Karhutla, Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Kemarau Panjang.
Rekomendasi BMKG:
1. Waspadai dampak musim kemarau.
Tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan maupun kebakaran permukiman yang dipicu cuaca kering.
2. Bijak menggunakan air bersih.
Lakukan penghematan penggunaan air dan siapkan cadangan air untuk mengantisipasi musim kemarau yang masih berlangsung.
3. Lindungi kesehatan saat beraktivitas.
Perbanyak konsumsi air putih, gunakan tabir surya ketika beraktivitas di bawah sinar matahari langsung, serta kenakan masker apabila kondisi udara berdebu.
4. Ikuti informasi cuaca terbaru.
Pantau prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG secara berkala agar dapat mengantisipasi apabila terjadi perubahan kondisi cuaca.