
Jalan Panglima Sudirman tidak akan ditutup total selama perbaikan drainase. Kecuali saat pelaksanaan crossing nantinya. (Hilda Nurmala Risani/JPRK)
KEDIRI, JP Radar Kediri – Rekayasa arus lalu lintas di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) terus dimatangkan. Banyak pihak meminta tidak ada penutupan total. Termasuk Satlantas Polres Kediri. Pasalnya akan menimbulkan kepadatan kendaraan. Belum lagi dengan adanya perbaikan Jembatan Kaliombo I.
“Jadi yang pertama kami menyarankan kepada PUPR maupun instansi terkait kalau bisa untuk jalur tidak ditutup total,” ujar Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Dia pun menyarankan pengerjaan dilakukan secara bergantian. Sehingga tetap ada kendaraan yang bisa melintas. Tanpa harus menerapkan rekayasa lalu lintas lagi. Namun apabila saat pengecoran dibutuhkan untuk penutupan total pihaknya tetap mengizinkan.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Proyek Drainase Jalan Panglima Sudirman Masih Dibahas
“Baru kalau sudah waktunya melaksanakan pengecoran ditutup total tidak apa-apa,” tegas Yudho.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kondisi lalu lintas di Kota Kediri sudah cukup padat. Terlebih saat ini ada penutupan total di Jalan Urip Sumoharjo akibat perbaikan Jembatan Kaliombo I.
Apabila Jalan Panglima Sudirman juga ditutup total maka pengendara harus mencari jalur alternatif lebih jauh lagi. “Bagaimana caranya setidaknya kendaraan roda 2 dan 4 bisa melintas. Alasannya agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas atau kemacetan di wilayah Kota Kediri,” bebernya.
Baca Juga: Pemkot Utamakan Rehab Drainase Panglima Sudirman Kota Kediri, Perbaikan Aspal Jalan Menyusul
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Kediri Arief Cholisudin menerangkan jika lalu lintas di sepanjang Jalan Pangsud akan berlangsung seperti biasanya. Yaitu berlaku dua arah. Hanya saja masyarakat diminta hati-hati karena ada proyek dan material di bahu jalan.
“Tetap akan berlaku dua arah. Nanti juga ada lampu darurat yang dipasang oleh pihak kontraktor,” pungkasnya. Dia menyebut jika rencana penutupan total selama 10 hari hanya akan dilakukan saat proses crossing dimulai.
Seperti yang diberitakan, Pemkot Kediri akan melakukan perbaikan drainase di Jalan Pangsud. Itu karena dimensi saluran yang ada saat ini dinilai sudah tidak mampu menampung debit air secara optimal.
Baca Juga: Masih Banyak Truk Besar Melanggar Larangan Masuk Jalan Panglima Sudirman Kota Kediri
Saluran yang sebelumnya berukuran 80 x 80 sentimeter akan diperbesar menjadi 150 x 180 sentimeter. Dengan kapasitas yang lebih besar, aliran air diharapkan menjadi lebih lancar. Sehingga tidak lagi menimbulkan genangan ketika hujan deras.
Selain memperbesar dimensi saluran, pekerjaan juga akan mencakup pembangunan crossing atau saluran melintang yang berfungsi menghubungkan jaringan drainase di kedua sisi jalan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memperlancar distribusi aliran air. Sehingga dapat mencegah penumpukan debit pada satu titik tertentu.
Editor : Mahfud