JP Radar Kediri – Momentum libur sekolah membawa dampak positif bagi sektor pariwisata Kabupaten Kediri. Jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan mengalami lonjakan signifikan dibanding hari biasa.
Selama masa liburan, jumlah pengunjung di beberapa objek wisata meningkat hingga lima kali lipat. “Kalau hari biasa hanya ratusan pengunjung, saat liburan bisa mencapai ribuan orang. Kenaikannya cukup signifikan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi.
Menurut Mustika, kawasan wisata Besuki masih menjadi destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi. Posisi berikutnya ditempati kawasan wisata Gunung Kelud. Sementara itu, Wisata Sumber Ubalan berhasil menempati urutan ketiga.
“Untuk saat ini yang paling banyak dikunjungi masih Besuki, kemudian Kelud, dan sekarang Ubalan sudah berada di posisi ketiga,” jelas Mustika.
Baca Juga: Libur Sekolah, Polres Kediri Ingatkan Sekolah Perketat Keamanan Cegah Pencurian
Selain destinasi wisata alam, kunjungan ke sektor wisata edukasi juga menunjukkan tren positif. Salah satunya di Museum Sri Aji Joyoboyo yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Mustika mengungkapkan, museum tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Khususnya kalangan pelajar. Dalam satu bulan, jumlah kunjungan bahkan mampu menembus sekitar seribu orang.
“Kami memang mengutamakan kunjungan dari sekolah karena fungsi utama museum bukan hanya menyimpan artefak. Tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Tradisi Larung Sesaji Gunung Kelud Kediri Kembali Digelar, Warga Doakan Keselamatan dan Keberkahan
Untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, Disparbud Kabupaten Kediri akan terus melakukan berbagai pengembangan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan aksesibilitas dan amenitas di kawasan wisata. Aksesibilitas meliputi perbaikan jalan, rambu-rambu, hingga sarana keselamatan pengunjung. Sementara amenitas mencakup peningkatan kualitas fasilitas pendukung seperti toilet, area bermain, restoran, dan berbagai fasilitas layanan wisata lainnya.
Menurut Mustika, pembenahan tersebut penting agar destinasi wisata Kabupaten Kediri tidak hanya menarik wisatawan lokal dan regional. Tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan mancanegara.
“Kami terus berupaya melakukan inovasi agar wisata di Kabupaten Kediri semakin berkembang dan mampu menarik minat generasi muda, termasuk Gen Z dan Gen Alpha,” pungkas Mustika.
Baca Juga: Kunjungan Museum Sri Aji Jayabaya Membeludak, Dalam Sebulan Catatkan Lebih dari Seribu Pengunjung
Editor : Andhika Attar Anindita