Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hasil Cek Kesehatan Gratis Selama Enam Bulan di Kota Kediri, 47 Ribu Orang Termasuk Obesitas. Ini Catatan Dinkes Kota Kediri!

Ayu Ismawati • Sabtu, 4 Juli 2026 | 18:01 WIB
DETEKSI DINI: Mahasiswa PSDKU UB Kediri saat mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri.
DETEKSI DINI: Mahasiswa PSDKU UB Kediri saat mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri.

JP Radar Kediri-Kampanye pola hidup sehat agaknya harus terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri.

Pasalnya, berdasar skrining kesehatan hingga Juni lalu, ada 47 ribu warga Kota Kediri yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Puluhan ribu orang tersebut berpotensi menderita penyakit tidak menular. 

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kediri Dwi Sunaryati mengatakan, selama Januari–Juni 2026, ada 109.051 orang yang mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) di Kota Kediri.

Jumlah tersebut merupakan 35,99 persen target sasaran skrining kesehatan 2026 ini.

Baca Juga: Target Cek Kesehatan Gratis Kota Kediri Tahun 2026 Naik, Ratusan Ribu Warga Jadi Sasaran

Hasil skrining, menurut Dwi yang menjadi catatan adalah tingginya temuan risiko penyakit tidak menular pada kelompok dewasa.

“Faktor risiko yang menonjol meliputi berat badan berlebih dan obesitas, dislipidemia, tekanan darah di luar normal, obesitas sentral, aktivitas fisik kurang, serta masalah gigi dan mulut,” ungkap Dwi. 

Khusus untuk temuan obesitas mencapai 62 persen dari jumlah sasaran sebanyak 76 ribu orang.

Sehingga, ada sekitar 47 ribu yang mengalami obesitas. 

Risiko kesehatan lain yang banyak ditemukan adalah tekanan darah tidak normal. Baik hipertensi maupun anemia. Persentasenya mencapai 42,6 persen. 

“Temuan itu bisa berimplikasi pada hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal,” lanjutnya. 

Baca Juga: 22 Ribu Orang Alami Hipertensi dan Rabun dari Hasil Cek Kesehatan Gratis di Kediri

Hasil skrining kesehatan pada warga usia dewasa, terang Dwi, sekaligus menunjukkan masih tingginya potensi kasus penyakit tidak menular.

Menurutnya, berbagai risiko kesehatan dan perilaku gaya hidup masyarakat itu saling berkaitan.

Dampaknya, risiko penyakit tidak menular bisa semakin besar. Mulai dari hipertensi, diabetes, stroke, hingga penyakit jantung. 

Tingginya tren kasus penyakit tidak menular dari tahun ke tahun juga dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri Hendik Supriyanto.

Menurutnya, selama Januari hingga Mei 2026, dinas kesehatan sudah menemukan 12.452 kasus hipertensi.

Baca Juga: Tiga Bulan Awal 2026, Dinkes Kota Kediri Temukan 65 Kasus HIV Baru

Sedangkan untuk diabetes melitus, sudah ada 5.572 kasus dalam waktu lima bulan saja.

Karenanya, dinkes terus menggencarkan skrining ke masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sedini mungkin.

“Karena setelah deteksi dini itu nanti kan ada yang hasilnya normal, ada yang mungkin tidak normal, baik itu hipertensi atau gula darahnya tinggi. Kalau sudah ketahuan itu, diharapkan bisa pemeriksaan lanjutan ke puskesmas untuk pengobatan,” beber Hendik.

Hendik menegaskan, tingginya kasus hipertensi dan diabetes di masyarakat juga sudah diantisipasi pemerintah selama beberapa tahun terakhir.

Salah satunya dengan memasang target penjangkauan atau deteksi penyakit.

Baca Juga: Waspada! Ratusan Warga Terjangkit ISPA, Dinkes Kota Kediri Imbau Pakai Masker

Tiap tahun, rata-rata target itu selalu meningkat, sesuai dengan tren temuan kasus di daerah.

Adapun tahun ini Dinas Kesehatan Kota Kediri ditargetkan menemukan 23 ribu kasus hipertensi.

Hendik menyebut, tingginya kasus hipertensi dan diabetes di masyarakat juga sudah diantisipasi pemerintah selama beberapa tahun terakhir. Salah satunya dengan memasang target penjangkauan atau deteksi penyakit.

Dia mengklaim target setiap tahunnya selalu meningkat. Sesuai dengan tren temuan kasus di daerah.

“2026 ini dinkes ditargetkan menemukan 23 ribu kasus hipertensi,” jelas Hendik. 

 

Editor : Mahfud
#hipertensi #CKG #dinkes kota kediri #cek kesehatan gratis #obesitas