JP Radar Kediri - Pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) PBNU 2026 di Ponpes Al Falah Ploso membawa berkah tersendiri. Acara yang berlangsung pada 20 hingga 22 Juni 2026 itu turut mendongkrak perekonomian Kediri.
Itu terihat dari peningkatan jumlah penumpang yang naik dan turun di stasiun maupun terminal. Di Stasiun Kediri ada ribuan penumpang naik-turun mulai dari tanggal 19 sampai dengan 22 Juni. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya yang hanya ada ratusan penumpang naik turun.
“Untuk kereta jarak jauh tertinggi jumlah penumpang naik ada pada Jumat (19/6) sebanyak 1112. Sementara untuk penumpang turun paling tinggi ada pada Minggu (21/6) sejumlah 1589,” ujar Kepala Stasiun Kediri Sifion Aris Wibowo.
Sementara itu, untuk kereta lokal jumlah penumpang naik tertinggi ada pada Sabtu (20/6) sejumlah 1.704. Sedangkan penumpang turun terbanyak ada di hari Minggu (21/6) pukul 1.775. “Mayoritas (penumpang, Red) dari area Jakarta dan Yogyakarta,” imbuhnya.
Peningkatan jumlah penumpang itu juga terlihat di Terminal Tamanan, Kota Kediri. Selama tiga hari terakhir terlihat ada lonjakan signifikan. Misalnya pada jenis angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) pada tanggal 19-21 ada 1.227 penumpang datang. Sementara penumpang berangkat ada sejumlah 1.726.
Jumlah tersebut berbeda halnya dengan angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang mencapai ribuan. Untuk penumpang datang ada sebanyak 12.481 orang. “Kalau penumpang berangkat dari terminal ada 13.311,” beber Kepala Terminal Tipe A Tamanan Kota Kediri Dukut Siswantoyo.
Baca Juga: Ini Alasan Gus Yahya Ingin Ada Sertifikasi Ulama dalam Munas-Konbes NU 2026
Ribuan peserta yang terdiri dari pengurus PBNU, ulama, masyayikh, tokoh pemerintah hingga tamu dari berbagai daerah memadati Kota Kediri selama berlangsungnya agenda nasional tersebut. Tak heran jika kamar hunian hotel di beberapa tempat juga ikut terdongkrak.
Salah satunya di Viva Hotel. Ya, momentum ini meningkatkan pergerakan tamu dari berbagai daerah yang datang untuk mengikuti maupun mendukung rangkaian kegiatan yang berlangsung. Tingkat okupansi di sana mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan sejak sebelum adanya agenda Konbes PBNU.
“Dengan adanya kegiatan berskala nasional ini, permintaan kamar semakin meningkat,” ujar Andre Made, selaku Sales Marketing Manager VIVA Hotel Kediri Azana Hotels Collection. Dia menyebut jika kegiatan ini turut mendorong produktivitas dan okupansi hotel menjadi lebih optimal.
Dia pun sangat bersyukur dan menyambut baik kegiatan-kegiatan besar yang diselenggarakan di Kediri karena tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor perhotelan, tetapi juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, pelaku UMKM, transportasi, kuliner, dan sektor pendukung lainnya.
“Semoga agenda Konbes PBNU berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Kediri,” pungkas Andre.
Editor : Mahfud