KEDIRI, JP Radar Kediri – Masyarakat yang berencana memanfaatkan libur 1 Muharram pada Selasa (16/6) untuk berwisata dapat sedikit bernapas lega.
Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri memastikan tidak ada potensi cuaca ekstrem di Kediri Raya selama periode 16-17 Juni.
Berdasarkan peringatan dini cuaca tiga harian yang dirilis BMKG, seluruh indikator cuaca berbahaya seperti hujan lebat, hujan petir, maupun angin kencang berada pada status nihil.
Kondisi tersebut membuat aktivitas wisata maupun perjalanan luar ruangan diperkirakan berlangsung lebih nyaman.
Tidak adanya peringatan cuaca ekstrem menjadi kabar baik bagi masyarakat yang hendak mengunjungi destinasi wisata alam, pegunungan, hingga kawasan perkotaan selama masa libur.
Apalagi, Selasa (16/6) menjadi salah satu hari yang dimanfaatkan sebagian warga untuk berlibur bersama keluarga.
Dengan cuaca yang cenderung cerah, mobilitas masyarakat diprediksi meningkat.
Namun, kondisi cuaca cerah juga berpotensi menyebabkan suhu udara terasa lebih panas pada siang hari.
Baca Juga: Cuaca Panas Saat Kemarau Pantang Bikin Batal Liburan, Ini 5 Jurus Jitu Tetap Asyik Plesiran
“Berdasarkan peringatan dini cuaca tiga harian, seluruh parameter cuaca ekstrem untuk wilayah Kediri dan sekitarnya berada pada status nihil,” imbuh Satria Kridha Nugraha, Ketua Tim Meteorologi Publik Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri.
Meski cuaca mendukung untuk aktivitas luar ruangan, masyarakat tetap diminta menjaga kondisi tubuh.
Warga yang berencana bepergian dianjurkan membawa air minum yang cukup, menggunakan pelindung diri seperti topi atau payung, serta menghindari paparan sinar matahari secara berlebihan pada siang hari.
Langkah tersebut penting untuk mencegah dehidrasi maupun gangguan kesehatan akibat cuaca panas.
BMKG juga mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan informasi cuaca terbaru.
Sebab, perubahan kondisi atmosfer lokal masih memungkinkan terjadinya perubahan cuaca secara cepat di beberapa wilayah.
Namun secara umum, cuaca di Kediri Raya selama periode libur panjang pertengahan Juni diperkirakan relatif aman dan kondusif untuk berbagai aktivitas masyarakat, termasuk wisata keluarga maupun perjalanan antardaerah.
Editor : Andhika Attar Anindita