Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pagu Sekolah Rakyat Kota Kediri Baru Terisi 41 Persen, Dinas Sosial Kota Kediri Kebut Penjangkauan Siswa Baru

Ayu Ismawati • Kamis, 11 Juni 2026 | 06:01 WIB
KEJAR DEADLINE: Kompleks Sekolah Rakyat Kota Kediri di Kelurahan Lirboyo, Mojoroto difoto dari udara. Rekanan hanya punya waktu sekitar seminggu lagi untuk menyelesaikan seluruh bangunan dan sarana prasarana pendukungnya sebelum sekolah mulai beroperasi. (Foto: Wahyu Adji)
KEJAR DEADLINE: Kompleks Sekolah Rakyat Kota Kediri di Kelurahan Lirboyo, Mojoroto difoto dari udara. Rekanan hanya punya waktu sekitar seminggu lagi untuk menyelesaikan seluruh bangunan dan sarana prasarana pendukungnya sebelum sekolah mulai beroperasi. (Foto: Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri-Meski ditarget segera beroperasi, hingga minggu pertama Juni ini pagu Sekolah Rakyat Kota Kediri masih belum penuh.

Dari kuota yang mencapai ratusan siswa, baru terisi sekitar 41 persen atau kurang dari separo.

Sebelumnya, penjangkauan siswa oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan Dinas Sosial Kota Kediri ditarget dilakukan hingga akhir Mei.

Namun, hingga akhir Mei, siswa yang terjaring masih di bawah 100 anak. Karenanya penjangkauan dilanjutkan hingga Juni ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, hingga kemarin hasil penjangkauan siswa masih sekitar 110 anak untuk tiga jenjang pendidikan. Persentasenya sekitar 41 persen dari total pagu yang ditetapkan 270 siswa.

“Ini (penjangkauan siswa) tetap kami buka sampai nanti kuotanya terpenuhi,” kata Imam. 

Baca Juga: Belum Ada Skema Rekrut Siswa Sekolah Rakyat dari Luar Daerah, Dinsos Kota Kediri Prioritaskan Anak Kota Kediri

Dari 110 anak yang terjaring, diakui Imam jika jenjang SD merupakan yang paling sedikit pendaftarnya. Yakni hanya sekitar 10 persen.

Terkait penyebabnya, disinyalir banyak orang tua yang belum berani melepaskan anak untuk sekolah di lembaga berbasis boarding school seperti SR.

“Yang SMP dan SMA sudah lumayan banyak siswa yang terjaring,” tutur Imam. 

Untuk memastikan pagu siswa terpenuhi, menurut Imam dinas sosial dan SDM PKH Kemensos makin menggencarkan penjangkauan kepada masyarakat. Khususnya dari kelompok desil 1-2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang jadi sasaran prioritas program tersebut.

“Kalau jenjang SMP dan SMA sudah sekitar 30-40an persen,” papar Imam. 

Baca Juga: Belum Ada Skema Rekrut Siswa Sekolah Rakyat dari Luar Daerah, Dinsos Kota Kediri Prioritaskan Anak Kota Kediri

Apakah dinsos mulai menjajaki penampungan siswa dari luar daerah? meski hasil penjangkauan masih minim, Imam menyebut pihaknya belum mengambil skema tersebut. Kebijakan terkait itu akan diputuskan oleh Kemensos dan kepala daerah.

Sementara itu, selain melanjutkan penjangkauan siswa, saat ini Kemensos juga melakukan pengisian guru dan tenaga kependidikan. Menurut Imam seleksi dilakukan langsung oleh Pusat melalui mekanisme computer assisted test (CAT). 

Seleksi mulai diumumkan pada 2 Juni lalu. Selanjutnya pendaftaran dimulai pada 3 Juni. 

“Jadi pengadaan PPPK jabatan fungsional guru dan tenaga kependidikan pada Sekolah Rakyat di lingkungan Kementerian Sosial RI ini bersifat nasional. Total formasi yang dibutuhkan untuk guru ada 3.053 formasi. Sedangkan tenaga kependidikannya 5.127 formasi,” terang Imam. 

Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Cek Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres Fisik Baru 64 Persen

Karena formasi untuk lingkup nasional, menurutnya belum ada ketentuan jumlah kebutuhan untuk di Kota Kediri. Formasi yang terbentuk itu nantinya akan disebar ke fasilitas SR yang ada di berbagai wilayah Indonesia.

“Pemerintah daerah dalam proses ini tidak ada kewenangan apapun. Jadi kami hanya menginformasikan atau menyosialisasikan saja kepada masyarakat,” tandasnya.

Dalam rekrutmen, ada beberapa persyaratan untuk formasi guru. Di antaranya merupakan lulusan pendidikan profesi guru.

Sedangkan untuk tendik, salah satu syaratnya adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Kemensos, dan atau pelamar umum. 

Baca Juga: Juknis Pengisian Guru Sekolah Rakyat Belum Ada, SR Kabupaten Kediri Optimis Rampung Sesuai Target

“Pengumuman seleksi mulai 3-15 Juni, untuk pendaftaran mulai 8-14 Juni. Seleksi dilakukan 8 - 16 Juni, dan pengumuman hasil seleksi nanti di 17 Juni,” tandas Imam.

Seperti diberitakan, SR Kota Kediri ditargetkan mulai operasional pada 18 Juni mendatang. Di Kota Kediri, jenjang pendidikan yang dibuka meliputi SD, SMP, SMA.

Dengan total kuota untuk angkatan pertama tahun ini mencapai 270 anak. Fasilitas yang dibangun di Kelurahan Lirboyo, Mojoroto itu diproyeksikan untuk menampung anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. (ais/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#miskin ekstrem #dinas sosial #Sekolah Rakyat #DTSEN #kemensos