Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dinsos Kota Kediri Mulai Jaring 270 Calon Siswa Sekolah Rakyat Kota Kediri, Prioritaskan Keluarga Miskin Ekstrem

Ayu Ismawati • Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:25 WIB
DIKEBUT: Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Lirboyo, Mojoroto. Presiden menginstruksikan sekolah harus beroperasi mulai 18 Juni nanti.
DIKEBUT: Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Lirboyo, Mojoroto. Presiden menginstruksikan sekolah harus beroperasi mulai 18 Juni nanti.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Jelang tahun ajaran baru, Dinas Sosial Kota Kediri mulai menjaring ratusan siswa miskin untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR).

Ratusan siswa jenjang SD, SMP, dan SMA itu akan mulai belajar di tahun ajaran baru 2026/2027 Juni nanti.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, kemarin (21/5) dinsos sudah menggelar pertemuan lintas instansi membahas rencana percepatan penerimaan siswa baru itu. Di antaranya dengan melibatkan dinas pendidikan dan kementerian agama (kemenag). 

“Setelah berkoordinasi, kami dapat kuota 270 anak untuk tingkatan kelas 1 SD, kelas 7 SMP, dan kelas 9 SMA. Masing-masing jenjang ada tiga rombel (rombongan belajar),” kata Imam.

Baca Juga: Progres Bangunan Sekolah Rakyat Kota Kediri Baru 40 Persen, Dinsos Mulai Mendata Calon Siswa

Dengan demikian, masing-masing rombel akan berisi 30 siswa. Sesuai instruksi Presiden, SR harus sudah beroperasi pada 18 Juni mendatang. Artinya, peserta didik baru ini diproyeksikan mulai menempati sekolah kurang dari sebulan lagi.

Meski dengan waktu yang terbatas, Imam menyebut pihaknya tetap menindaklanjuti arahan Kementerian Sosial (Kemensos). Pihaknya tetap memprioritaskan sasaran yang sesuai.

Yakni, anak dari keluarga yang masuk data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) desil 1 - 2.

“Dari kementerian sendiri menyarankan kepada kami, jangan menggunakan kata rekrutmen atau pendaftaran. Melainkan metode yang kami lakukan itu penjangkauan. Jadi kami tidak membuka open recruitmen,” terang Imam sembari menyebut dinas sosial yang akan aktif menjangkau calon siswa.

Dia memastikan, penerimaan siswa baru SR tidak sama dengan sekolah negeri pada umumnya. Dinsos—lanjut Imam—sudah menerima daftar awal atau prelist dari Kemensos sebanyak 11 ribu orang. Data itu merupakan jumlah anak usia sekolah untuk tiga jenjang itu dari desil 1 – 2.

Baca Juga: Kurang 50 Hari Progres Sekolah Rakyat (SR) Kediri Belum Capai Separo, ini yang Dilakukan Kontraktor untuk Percepatan

Merekalah yang berpotensi menjadi siswa SR angkatan pertama.

“Dari 11 ribu nama itu sudah disaring oleh petugas PKH (program keluarga harapan). Ternyata sudah banyak yang sekolah, ada juga yang pindah domisili,” bebernya sembari menyebut, tersisa 1.000 nama yang selanjutnya akan disurvei oleh petugas. 

Dalam menjangkau calon siswa itu, Imam menegaskan jika prioritas mereka adalah anak dari keluarga miskin ekstrem. Meski demikian, Kemensos tetap membuka peluang bagi anak keluarga miskin yang kemungkinan belum terdata di DTSEN maupun berada di luar desil 1 – 2.

“Itu masih dimungkinkan dengan mekanisme disurvei langsung ke rumahnya. Dan itu tidak hanya dari PKH, tetapi juga bersama dinas sosial dan BPS (badan pusat statistik),” terang Imam.

Dalam penjaringan itu, pihaknya juga mempertimbangkan status pendidikan anak saat ini. Di antaranya dengan mengecualikan anak-anak yang sudah terdata atau masuk di sekolah negeri maupun swasta. Untuk itu diperlukan harmonisasi dengan menggandeng dinas pendidikan dan kementerian agama.

Baca Juga: Progres Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri Capai 49 Persen, Bupati Dhito Minta Dinsos dan Disdik Kawal Ketat Pembangunan

“Salah satu aspek dalam menyaring calon siswa ini juga kami pastikan, nama-nama ini apakah sudah terdaftar di sekolah-sekolah atau belum,” paparnya.

Bagaimana dengan kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat? Imam menyebut sesuai koordinasi terakhir, progres pembangunan fasilitas yang berada di Kelurahan Lirboyo itu sudah mencapai lebih dari 60 persen.

“Informasinya untuk mebelair juga sudah 80 persen didatangkan,” ungkapnya sembari menyebut, pihak pelaksana proyek juga optimis pekerjaan bisa tuntas sebelum tenggat akhir yang ditetapkan Pusat. (ais/ut)

Baca Juga: Ini Kendala Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Kediri Yang Wajib Kamu Ketahui!

SR Kota Kediri:

 

Editor : Ayu Ismawati
#miskin ekstrem #dinsos kota kediri #dinas sosial #Sekolah Rakyat #kemensos