Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Koper Jemaah Haji Mulai Dikumpulkan, Pemkab Kediri Siapkan Empat Kontainer dan Pengamanan Ketat

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 18 Mei 2026 | 20:58 WIB
Ilustrasi koper jemaah haji.
Ilustrasi koper jemaah haji.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Proses pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Kediri mulai memasuki tahapan pengumpulan koper.

Sejak Minggu (17/5), ribuan koper jemaah dikumpulkan di Convention Hall Kabupaten Kediri sebelum diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya.

Pemkab Kediri juga menyiapkan armada hingga pengamanan khusus untuk memastikan proses berjalan lancar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri menegaskan, Pemkab Kediri berkomitmen penuh membantu kebutuhan jemaah haji sejak pemberangkatan hingga pemulangan nanti.

Termasuk penyediaan armada pengangkut koper dan pengawalan selama proses berlangsung.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Ramai-Ramai Ambil Koper Haji, Distribusi Kota Capai 80 Persen sedangkan Kabupaten 70 Persen

“Mas Bupati sudah punya komitmen untuk membantu jemaah haji Kabupaten Kediri sehingga mulai proses pemberangkatan sampai pemulangan nanti insyaallah lengkap kita siapkan armadanya, termasuk pengawalan dan pengamanan,” ujarnya.

Kemarin tahapan yang dilakukan adalah pengumpulan koper jemaah. Seluruh koper harus masuk ke Convention Hall mulai pukul 08.00 hingga 15.00.

Sesuai ketentuan embarkasi dan Kementerian Haji, koper wajib diberangkatkan H-1 sebelum jadwal keberangkatan jemaah menuju asrama haji.

Untuk menjaga keamanan, seluruh koper yang telah terkumpul akan ditempatkan di dalam ruangan Convention Hall yang kemudian disegel.

Petugas pengamanan dari internal pemerintah daerah bersama Satpol PP juga disiagakan hingga proses pemberangkatan koper selesai dilakukan.

“Nanti setelah koper terkumpul semua, ruangan kita tutup dan disegel. Kemudian kita tempatkan petugas pengamanan dibantu teman-teman Satpol PP supaya lebih aman,” jelasnya.

Pemkab Kediri menyiapkan empat kontainer untuk mengangkut koper jemaah. Setiap kloter mendapatkan satu kontainer agar memudahkan proses distribusi dan penataan barang bawaan jemaah selama di embarkasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi melalui Kabid Bina Haji Mahfudzia Afindis menjelaskan, pengumpulan koper berlaku untuk seluruh kloter.

Termasuk kloter terakhir yang baru masuk asrama pada 20 Mei mendatang. Seluruh koper tetap harus dikumpulkan lebih awal di Convention Hall.

Baca Juga: 54 Persen Jemaah Haji Kota Kediri Punya Risiko Kesehatan, Wali Kota Kediri Vinanda Minta Jemaah Jaga Pola Makan

Mahfudzia menyebut jumlah CJH Kabupaten Kediri tahun ini mengalami perubahan. 

Selain pengecekan administrasi, koper para jemaah juga dipastikan telah dipasangi tanda khusus sesuai ketentuan Kementerian Haji dan Umrah. Tahun ini penanda koper menggunakan stiker warna yang ditempel di sarung koper.

Meski demikian, sejumlah kelompok bimbingan haji (KBIH) juga menambahkan penanda lain seperti tulisan maupun foto agar koper lebih mudah dikenali.

Afin menambahkan, setelah tiba di asrama haji nanti seluruh koper akan menjalani pemeriksaan X-ray oleh pihak bea cukai dan Saudi Airlines.

Jika ditemukan barang mencurigakan atau tidak sesuai ketentuan, koper akan dibongkar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau ditemukan barang yang tidak sesuai aturan, nanti bisa disita. Tapi kalau ternyata aman dan tidak melanggar, koper akan dikembalikan lagi,” pungkasnya. (sad)

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #koper #cjh #haji