Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Buruh Kota Kediri Berangkat ke Nganjuk dalam Peresmian Museum Pahlawan Buruh Marsinah oleh Presiden RI Prabowo Subianto

Ayu Ismawati • Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:29 WIB
Wali Kota Vinanda melayani selfie dengan kelompok buruh yang akan bertolak ke Museum Marsinah di Nganjuk. (Ayu Isma)
Wali Kota Vinanda melayani selfie dengan kelompok buruh yang akan bertolak ke Museum Marsinah di Nganjuk. (Ayu Isma)
 
KEDIRI, JP Radar Kediri- Sedikitnya 20 armada bus terparkir di halaman Balai Kota Kediri, Sabtu pagi (16/5). 
Pagi itu, ribuan pekerja Kota Kediri berangkat ke Nganjuk dalam rangka peresmian Museum Pahlawan Buruh Marsinah. 
Peresmian museum simbol perjuangan kelompok pekerja yang berlangsung di Desa Ngludo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk itu juga akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. 
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, pemberangkatan rombongan pekerja itu berlangsung sekitar pukul 06.00. 
Total ada 1.100 pekerja yang diberangkatkan dengan 20 armada bus. Rombongan dilepas oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, perwakilan Kodim 0809/Kediri, Kejaksaan Negeri Kota Kediri, serta instansi samping lainnya.
Baca Juga: Bus dan Kendaraan Sumbu Tiga Dialihkan Saat Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, belum lama ini masyarakat juga merayakan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei.
Ini menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan dan dedikasi dari para pekerja.
“Para pekerja telah memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat,” ujar Vinanda.
Vinanda juga menyebut peran penting pekerja dalam pembangunan suatu daerah. Dia berharap, peresmian museum yang akan disaksikan ribuan pekerja dari Kota Kediri itu bisa menjadi pengingat.
“Bahwa keadilan tetap harus ditegakkan,” tandasnya. Sementara itu, para pekerja juga berbekal aspirasi yang menjadi semangat peringatan Hari Buruh tahun ini.
Seperti yang disampaikan Ketua Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kota Kediri Suyadi.
Dia berharap, di momentum ini, pekerja tidak lagi harus dikhawatirkan dengan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Yang jelas kami keberatan jika ada PHK perusahaan. Jadi meskipun hubungan kerja itu PKWT (perjanjian kerja waktu tertentu) dan sesuai peraturan pemerintah Nomor 35 Tahun 2021. Tapi kami berharap tidak terjadi PHK-PHK,” ujar Suyadi.
Selain itu, dia juga berharap kesejahteraan buruh bisa lebih baik. Salah satunya dengan mendorong aturan yang berpihak pada pekerja.
“Harapannya pemerintah bisa selalu memperhatikan kesejahteraan pekerja,” harapnya. (ais)
Editor : Andhika Attar Anindita
#buruh #Presiden RI #marsinah