Avtur Meroket Pengaruhi Harga Tiket di Bandara Internasional Dhoho Kediri, Akibatnya Penumpang Menurun

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Selasa, 12 Mei 2026 | 19:44 WIB
Penerbangan di Bandara Dhoho Kediri kembali beroperasi sejak 10 November 2025. Adanya bandara jadi salah satu penggaet pelancong asing ke Kediri (Foto: Wahyu Adji)
Penerbangan di Bandara Dhoho Kediri. (Foto: Wahyu Adji)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri– Kenaikan harga avtur berdampak pada tarif tiket pesawat di Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Kondisi itu turut memengaruhi jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara di lereng Wilis tersebut.

Untuk diketahui, Harga avtur naik tajam per April 2026. Terutama didorong oleh konflik geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah global.

Kenaikan ini berdampak signifikan pada biaya operasional maskapai penerbangan.

Seperti di Bandara Internasional Dhoho Kediri. Jika sebelumnya harga tiket Kediri-Jakarta dan sebaliknya sekitar Rp 700-800 ribu. Di aplikasi penjualan tiket saat ini tertera harga mencapai Rp 1,07 juta.

General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra membenarkan adanya pengaruh kenaikan harga avtur terhadap operasional penerbangan. 

Baca Juga: Bagaimana Peluang Kereta Bandara Internasional Dhoho Kediri? Begini Kata Dirjen Perkeretaapian

Menurut dia, avtur menjadi salah satu komponen biaya operasional maskapai yang ikut menentukan perhitungan tarif penerbangan.

Meski begitu, keputusan penyesuaian harga tiket sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing maskapai.

Penetapan tarif juga mengikuti kebijakan komersial dan mekanisme pasar yang berlaku.

“Pada prinsipnya hal tersebut merupakan salah satu komponen operasional maskapai yang dapat mempengaruhi perhitungan biaya penerbangan. Kewenangan masing-masing maskapai sesuai kebijakan komersial dan mekanisme pasar yang berlaku,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, dampak kenaikan tarif tiket juga berpengaruh terhadap jumlah penumpang.

Meski demikian, pihak bandara tetap berupaya memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jasa penerbangan.

Termasuk menjaga kelancaran operasional penerbangan yang ada saat ini.

Baca Juga: Bandara Dhoho Kediri Berpotensi Naik Kelas, Berpeluang Menjadi Terminal Alternatif Skala Internasional

Untuk informasi detail terkait tarif tiket maupun kebijakan penyesuaian harga, pihaknya menyarankan masyarakat melakukan konfirmasi langsung kepada maskapai.

Sebab, masing-masing maskapai memiliki kebijakan berbeda dalam menentukan harga tiket.

Selain dipengaruhi harga avtur, penyesuaian tarif juga dipengaruhi faktor lain seperti tingkat okupansi hingga periode permintaan penumpang.

“Untuk penurunan (jumlah penumpang) iya berpengaruh,” ucap Rahmat.

Terpisah, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro tidak menampik terkait adanya kenaikan harga tiket.

Namun, dia juga tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait adanya kenaikan itu. “Matur nuwun pertanyaannya, nggeh mas,” tandas Danang. 

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
Bandara Internasional Dhoho Kediri konflik timur tengah penerbangan