KEDIRI, JP Radar Kediri- Satu fasilitas publik di Kota Kediri masih belum bisa operasional, setidaknya hingga mendekati akhir 2026 nanti.
Perpustakaan Umum Kota Kediri baru akan mulai dilanjutkan tahapan perbaikannya pada awal Mei nanti. Proyek itu akan menyasar interior perpustakaan, setelah pada tahun lalu perbaikan eksterior selesai dilaksanakan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Kediri Chevy Ning Suyudi mengatakan, saat ini tahapan proyek itu sudah sampai para perencanaan akhir. Targetnya, proyek fisik sudah bisa dilaksanakan mulai awal Mei nanti.
“Tinggal masih menunggu tahapan asistensi ke PU (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Red),” ungkap Chevy.
Rencananya, pemkot akan merombak wajah interior perpustakaan. Fasilitas publik yang berada di Jalan Diponegoro itu akan direhab dengan menghadirkan konsep multilayanan, dengan menyesuaikan perkembangan zaman.
“Karena lokasinya strategis, view-nya bagus, kami juga ingin jendelanya itu kami ganti kaca. Biar orang-orang semakin nyaman di perpustakaan,” sambungnya.
Tak lagi sekadar ruangan tempat membaca buku yang terkesan kaku, interior perpustakaan itu juga akan diubah dengan menyesuaikan zaman. Selain ruang baca di lantai 2, gedung itu juga akan dilengkapi coworking space atau ruang komunal hingga kafe.
“Nanti juga akan kami tambah koleksi bukunya,” tandas Chevy.
Untuk merealisasikan itu, Pemkot Kediri—lanjut Chevy—mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1 miliar. Targetnya, rehabilitasi itu sudah selesai pada Agustus mendatang.
Baca Juga: Rombak Interior, Penutupan Perpustakaan Umum Kota Kediri Diperpanjang
Sehingga perpustakaan diproyeksikan bisa kembali diakses masyarakat di penghujung tahun.
“Karena anak-anak muda sekarang ini perlu ruang yang multilayanan. Maksudnya tidak hanya punya satu layanan saja. Bisa sambil makan, ketemu teman, atau aktivitas lainnya di situ,” terang Chevy, terkait alasan penerapan konsep baru di fasilitas publik tersebut. (ais/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita