KEDIRI, JP Radar Kediri– Pemkab Kediri gelar Kontes Ternak Kabupaten Kediri 2026 pada Selasa (5/5) sampai Rabu (6/5). Dalam kegiatan ini, masyarakat Kediri bisa menyaksikan sapi-sapi andalan di Kabupaten Kediri.
Adapun kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi para peternak lokal yang selama ini konsisten mengembangkan usaha budidaya. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan hewan ternak terbaik. Tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait pengelolaan peternakan yang baik.
Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri turut mendorong kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan sektor peternakan. Terutama dalam mendukung program ketahanan pangan berbasis protein hewani.
Kontes ternak yang dilakukan di Lapangan Desa Wonorejo, Wates ini merupakan bentuk penghargaan kepada peternak. Pasalnya telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas ternak di daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menunjukkan hasil budidaya yang selama ini dikelola secara mandiri oleh peternak. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan hewani.
Sekaligus mendorong peningkatan kualitas genetik ternak di Kabupaten Kediri. “Di sini kita juga ingin menunjukkan hasil peternakan terbaik yang dimiliki Kabupaten Kediri,” ujar Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih.
Persiapan pelaksanaan kontes ternak sendiri telah mencapai tahap akhir. Hingga kemarin pagi, progres kesiapan sudah mencapai sekitar 95 persen. Saat ini panitia hanya melakukan sejumlah pembenahan tambahan. Terutama pada sarana penunjang di lokasi kegiatan.
Di antaranya penguatan tiang atau tempat pengikatan sapi agar benar-benar aman saat pelaksanaan. “Kami pastikan agar pelaksanaan bisa berjalan lancar,” jelas Tutik.
Dia menegaskan, aspek keamanan menjadi perhatian utama panitia. Hal itu untuk mengantisipasi risiko sapi terlepas atau kejadian lain yang tidak diinginkan.
Dengan demikian, seluruh fasilitas dipastikan dalam kondisi kuat dan siap digunakan. Sehingga pelaksanaan kontes dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dalam kontes ternak tahun ini, kategori yang dilombakan cukup lengkap. Untuk sapi Peranakan Ongole (PO), terdapat lima kategori, yakni pedet betina PO, sapi calon induk PO, sapi induk PO, sapi bakalan kereman PO, dan sapi kereman PO.
Selain itu, juga ada kategori sapi persilangan hasil inseminasi buatan (IB) yang terdiri dari empat kelas. Mulai dari pedet betina, calon induk, induk, hingga calon bakalan kereman hasil persilangan IB.
Kategori terakhir adalah sapi pejantan kereman ekstrem, yang diambil dari sapi dengan bobot paling besar. Tidak hanya kontes ternak, kegiatan ini juga diramaikan dengan Gerakan pangan murah (GPM), sosialisasi produk peternakan, serta pameran UMKM sektor peternakan.
Baca Juga: Kunjungi CJH Tertua, Dhito Titip Doakan Kediri, Ini Jemaah Yang Akan Dapat Pendampingan!
Masyarakat pun diundang untuk hadir dan menyaksikan langsung sapi-sapi unggulan terbaik dari Kabupaten Kediri. Dengan begitu, kontes ini diharapkan mampu meningkatkan minat sekaligus pengetahuan masyarakat terhadap dunia peternakan. “Masyarakat bisa hadir. Sebab, besok (hari ini) kesempatan untuk melihat sapi terbaik di Kediri,” tegas Tutik di sela-sela persiapan acara.
Editor : Andhika Attar Anindita