Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Persiapkan Keberangkatan, Calon Jemaah Haji Kediri Raya Tunggu Koper dan ID Card

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 23 April 2026 | 22:48 WIB
MATANGKAN PERSIAPAN: Ratusan CJH Kota Kediri mengikuti manasik di Masjid Agung pada Februari silam. Tujuh jemaah yang masuk kategori risti nanti akan didampingi oleh petugas. (Foto: Ayu Isma)
MATANGKAN PERSIAPAN: Ratusan CJH Kota Kediri mengikuti manasik di Masjid Agung pada Februari silam. Tujuh jemaah yang masuk kategori risti nanti akan didampingi oleh petugas. (Foto: Ayu Isma)

KEDIRI, JP Radar Kediri-Persiapan keberangkatan jemaah haji Kediri Raya terus dikebut. Terutama untuk jemaah kelompok risiko tinggi yang saat di Tanah Suci nanti akan didampingi petugas.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Kediri Basyarudin mengatakan, di Kota Kediri ada satu calon jemaah haji (CJH) yang gagal berangkat karena meninggal dunia.

Dengan tahapan penggabungan yang sudah selesai, penggantian jemaah pun tidak bisa dilakukan.

“Soalnya proses untuk penggabungan itu sudah selesai. Nanti kalau mau berangkat digabung dengan, misal, anaknya gitu bisanya tahun yang akan datang,” ungkap pria yang akrab disapa Basar itu.

Lebih jauh Basar menyebut, finalisasi rombongan jemaah ditargetkan selesai pekan depan. Adapun saat ini, pihaknya tinggal menyelesaikan tahapan kesehatan. Di antaranya vaksinasi yang belum dilakukan beberapa jemaah.

Baca Juga: Ibadah Haji Tak Terdampak Konflik di Timur Tengah, 283 CJH Kota Kediri Dijadwalkan Berangkat Mei

“Ada lima orang yang belum vaksin Covid-19 karena ada yang masih di luar kota, belum boleh karena tensinya tinggi. Dan ada juga yang menolak,” lanjutnya. 

Vaksinasi susulan rencananya dijadwalkan pekan depan. Termasuk pemahaman kepada CJH yang menolak vaksin. “Kami imbau yang nggak mau vaksin bahwa ini memang aturan,” sambung Basyar.

Diakui Basyar, aspek kesehatan menjadi perhatian utama sebelum CJH berangkat ke Tanah Suci.

Sedikitnya ada tujuh CJH di Kota Kediri yang masuk kelompok risiko tinggi (risti). Selebihnya, ada 11 persen CJH yang berusia di atas 65 tahun. Dengan usia tertua 81 tahun.

“Kalau yang nggak bisa jalan sama sekali dan harus pakai kursi roda terus itu tidak ada di jemaah Kota Kediri. Tapi ada yang mungkin pascaoperasi atau nggak bisa jalan terlalu jauh. Itu yang membutuhkan kursi roda dan termasuk risti,” papar Basyar sembari menyebut persentasenya hanya sekitar 2,5 persen dari total jemaah.

Untuk diketahui, CJH Kota Kediri tahun ini termasuk dalam rombongan terakhir yang diterbangkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi Surabaya.

Dari total 116 kelompok terbang (kloter), Kota Kediri masuk dalam kloter 115. Pemberangkatan kloter akhir itu dijadwalkan pada 21 Mei mendatang. 

Baca Juga: Wacana War Tiket Haji Ramai Diperbincangkan, DPRD Jatim Soroti Ancaman Ketidakadilan Antrean Jemaah

Total ada 283 CJH yang akan berangkat ke Arab Saudi tahun ini. Rinciannya, 140 CJH asal Kecamatan Mojoroto, 76 CJH dari Kecamatan Kota, serta 65 CJH dari Kecamatan Pesantren.

Imbas penambahan kuota secara global di Jawa Timur, jumlah jemaah haji Kota Kediri tahun ini juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Nanti mulai diberangkatkan dari GOR Jayabaya ke asrama haji Insya Allah pada 20 Mei hari Rabu,” tandasnya.

Sementara itu, di Kabupaten Kediri total ada 1.204 CJH yang siap berangkat. Saat ini ribuan jemaah tinggal menunggu kelengkapan keberangkatan.

“Saat ini menunggu kelengkapan jemaah haji saja, seperti Koper jemaah dan ID card jemaah,” tutur Kepala Kementerian Haji Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi.

Baca Juga: Jaga Kemabruran Lewat Silaturahmi, Ribuan Alumni Haji KBIH Al Mubarok Berkumpul di Ngasem

Sesuai informasi dari Kantor Wilayah Jatim, diperkirakan koper akan dikirimkan ke Kediri dalam minggu ini. Meski belum diketahui tanggal pengiriman secara pasti. “Begitu Koper datang, sesegera mungkin akan kami distribusikan,” jelasnya. (ais/sad/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#risti #risiko tinggi #cjh #haji #Kemenhaj