KEDIRI, JP Radar Kediri– Trafik angkutan udara di Bandara Internasional Dhoho Kediri selama masa Lebaran 2026 menunjukkan tren positif.
Selama 17 hari operasional Posko Angkutan Lebaran, tercatat 28 pergerakan pesawat dengan total 2.973 penumpang.
Jumlah tersebut menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut General Manager Bandara Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra kenaikan ini sekaligus menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat melalui jalur udara di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Baca Juga: H+3 Lebaran, Bandara Dhoho Kediri hingga Arus Lalu Lintas di Kota Kediri Mulai Padat
“Capaian ini mencerminkan aktivitas operasional bandara selama periode arus mudik dan arus balik yang berjalan dengan baik,“ ujar Rahmat.
Selain penumpang, aktivitas kargo juga tercatat mencapai 2.194 kilogram selama periode posko berlangsung.
Secara komparatif, pertumbuhan trafik tahun ini cukup mencolok. Pergerakan pesawat meningkat 40 persen dibandingkan Lebaran 2025.
Sementara itu, jumlah penumpang melonjak hingga 120 persen dengan total 2.973 orang.
Lonjakan tertinggi terjadi pada penumpang datang yang naik 134 persen. Disusul penumpang berangkat sebesar 103 persen.
Tingginya kenaikan jumlah penumpang dibandingkan pergerakan pesawat juga menunjukkan peningkatan tingkat keterisian kursi atau load factor.
Artinya, kapasitas penerbangan dimanfaatkan lebih optimal selama periode Lebaran. Meski demikian, pihak bandara mencatat periode posko tahun ini lebih singkat.
Yakni 17 hari dibandingkan 22 hari pada tahun lalu. Hal ini menjadi pertimbangan dalam evaluasi kinerja ke depan.
Untuk diketahui, dalam rangka melakukan pelayanan penerbangan saat Lebaran, Manajemen Bandara Internasional Dhoho Kediri membuka Posko Angkutan Lebaran. Rahmat menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh pihak selama masa posko.
Sebab, operasional penerbangan dinilai berjalan aman, tertib, dan lancar berkat dukungan berbagai pihak terkait.
Baca Juga: Seperti Inilah Suasana Bandara Dhoho di Lebaran Hari Ketiga, Penumpangnya Naik Segini
Sinergi antarinstansi dan stakeholder penerbangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran layanan.
Kondisi tersebut turut berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara dari dan menuju Kediri.
Ke depan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan operasional. Evaluasi dari periode Lebaran ini akan menjadi dasar penguatan koordinasi antarinstansi.
Harapannya, layanan transportasi udara di Kediri semakin aman, nyaman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. (sad/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita