Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Portal Kampus Lifestyle Khazanah Opini RK Institute Internasional

Arus Balik, Ribuan Penumpang Serbu KA Jarak Jauh

Hilda Nurmala Risani • 2026-03-27 06:23:16
MEMBELUDAK: Sejumlah penumpang bersiap naik kereta api di Stasiun Kediri. Dalam angkutan lebaran 2026, jumlah penumpang melonjak hingga 40 persen.
MEMBELUDAK: Sejumlah penumpang bersiap naik kereta api di Stasiun Kediri. Dalam angkutan lebaran 2026, jumlah penumpang melonjak hingga 40 persen.

KOTA, JP Radar Kediri - Arus balik Idul Fitri via kereta api (KA) masih terus terjadi hingga kemarin. Stasiun Kediri dipadati penumpang yang mayoritas ke Jakarta dan Bandung. Di masa angkutan lebaran 2026 ini, jumlah penumpang naik hingga 40 persen.

“Dibanding tahun kemarin (2025) ada peningkatan (jumlah penumpang, Red) sekitar 30-40 persen,” kata Kepala Stasiun Kediri Sifion Aris Wibowo.

Baca Juga: Arus Balik, Ribuan Penumpang Serbu KA Jarak Jauh

Jumlah penumpang, lanjut pria yang akrab disapa Aris itu, masih akan terus bertambah. Sebab, masa angkutan lebaran baru akan berakhir 1 April mendatang. 

 Peningkatan jumlah penumpang KA, menurut Aris menjadi pilihan untuk mudik dan balik karena fasilitas yang diberikan. Tak hanya pada saat lebaran, melainkan juga untuk bepergian tingkat lokal dan jarak jauh.

“Kereta api masih menjadi favorit pemudik saat Lebaran. Sehingga kami berupaya memberikan pelayanan terbaik. Baik dari segi fasilitas maupun petugasnya,” lanjutnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri pada Kamis (26/3) kemarin, penumpang yang naik maupun turun total mencapai ribuan orang. Rinciannya, penumpang KA jarak jauh sebanyak 978 orang dan yang turun ada 958 orang.

 Jumlah tersebut belum termasuk penumpang KA lokal yang jumlahnya lebih banyak lagi. Yakni, terdiri dari 1.270 penumpang yang naik, dan 1.385 penumpang yang turun.

Baca Juga: Arus Balik, Terminal Tamanan Kediri Dipadati penumpang

“Setiap harinya penumpang hampir memenuhi seluruh gerbong yang telah disedikan. Termasuk gerbong kereta api tambahan yang telah disediakan selama masa angkutan lebaran ini,” jelas Aris.

 Untuk diketahui, khusus untuk angkutan lebaran, KAI menambah sejumlah KA. Di antanya, KA tambahan relasi Blitar–Pasar Senen, serta KA tambahan dari Malang menuju Gambir yang melintas di Kediri. Penambahan dua KA tersebut memberi tambahan kuota hingga 968 kursi.

“Untuk tujuan Jakarta-Gambir keberangkatan dari Malang ada Gajayana tambahan dengan jumlah seat 430. Sedangkan tujuan Jakarta-Pasar Senen keberangkatan dari Blitar, kami ada Brantas tambahan 538 seat,” tuturnya.

 Dikatakan Aris, untuk arus balik lebaran sudah terjadi pada hari kedua Idul Fitri. Adapun puncak arus balik via Stasiun Kediri pada Selasa (24/3) lalu. Jumlah penumpang yang naik saja mencapai 1.507 penumpang untuk KA jarak jauh.

 Demikian pula KA lokal yang juga mengalami lonjakan penumpang. Pada 22 Maret lalu total ada 1.499 pemudik yang memilih balik ke daerah masing-masing menggunakan kereta api.

Baca Juga: Gelombang Balik Mudik Lebaran Jalur Darat hingga Kereta Api Dimulai, Mengkreng Kediri Macet Sampai 1,7 KM

“Kami mengimbau kepada penumpang untuk selalu berhati-hati. Pelanggan bisa melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan,” pinta Aris meminta masyarakat mengakses aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, dan mitra penjualan resmi yang bekerja sama denga

n KAI. (la/ut)

Editor : Miko
#kereta api #kai #lebaran #idul fitri #arus balik lebaran