Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Segera Butuh TPA Baru, Pemkot Kediri Targetkan Tender Proyek TPA Dimulai April

Ayu Ismawati • Selasa, 24 Maret 2026 | 23:05 WIB

 

OVERLOAD: TPA 3 dan TPA 2 Klotok semakin overload. Tahun ini Pemkot Kediri targetkan bangun TPA 4 sebagai pengganti dua lokasi TPA lama.
OVERLOAD: TPA 3 dan TPA 2 Klotok semakin overload. Tahun ini Pemkot Kediri targetkan bangun TPA 4 sebagai pengganti dua lokasi TPA lama.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Tahapan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) 4 Klotok mulai bergulir. Pemerintah Kota Kediri memulai proses seleksi untuk menentukan konsultan pengawas proyek.

Adapun tender atau lelang proyek ditargetkan bisa dimulai April nanti.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, seleksi pengawasan itu sudah dimulai sejak Februari lalu. Setelah menyelesaikan seleksi pengawasan, pihaknya akan langsung memproses tender pelaksana fisik proyek.

“Jadi mungkin dua bulanan, sekitar April sudah ada (pemenang tender, Red),” ungkap Endang. 

Setelah itu, pemkot menargetkan proyek fisik sudah bisa dimulai pada akhir April mendatang. Pembangunan TPA 4 di lahan seluas 1 hektare di barat TPA 2 Klotok itu diproyeksikan membutuhkan waktu enam bulan.

“Akhir Oktober target selesai fisik,” jelas Endang. 

TPA pengganti nantinya diproyeksikan bisa menampung 160 ton sampah per hari. Dinas PUPR–lanjut Endang–akan membangun beberapa fasilitas. Di antaranya sel sampah atau tempat timbunan sampah serta hanggar. 

Untuk sel sampah, nantinya akan dilengkapi dengan lapisan geomembrane  HDPE kedap air untuk menjaga kualitas lingkungan. Selain itu, juga akan dibangun instalasi pipa lindi dan pipa gas modern.

“Anggaran keseluruhan sekitar Rp 10 miliar,” ungkap Endang. 

Sesuai rencana, TPA 4 itu akan jadi pengganti TPA eksisting. Penggantian harus segera dilakukan karena TPA 3 yang saat ini aktif sudah semakin overload.

Demikian juga TPA 2 yang sempat diaktifkan kembali, kini dinonaktifkan lagi karena juga sudah overload

Endang memastikan, TPA 4 yang akan dibangun nantinya masih akan menganut konsep TPA lama. Yakni model sanitary landfill.

“Karena sudah penuh, kami harus membuat sel sampah yang baru untuk penimbunan sampah. Kemudian ke depannya akan ada TPST (tempat pengelolaan sampah terpadu, Red) yang skala TPA,” beber Endang terkait rencana jangka panjang pemkot dalam mengurai problem timbulan sampah. 

Kebutuhan akan tempat pemrosesan sampah terpadu dan berkelanjutan itu juga tak lepas dari usia teknis TPA 4 yang hanya berkisar 1,5 tahun.

Karenanya, selain pembangunan TPA juga dibutuhkan upaya mengurangi sampah dari sumbernya. 

“Kalau saya pribadi tetap menyarankan harus memaksimalkan pengelolaan sampah dari sumbernya seperti dengan pemilahan. Jadi efektifnya harus dipilah dan sebagian diolah di rumah (level rumah tangga, Red),” tandas Endang. 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.




Editor : Andhika Attar Anindita
#tpa klotok #tpa #overload #tempat pemrosesan akhir #sampah #dinas pupr