Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

H+3 Lebaran, Bandara Dhoho Kediri hingga Arus Lalu Lintas di Kota Kediri Mulai Padat

Ayu Ismawati • Selasa, 24 Maret 2026 | 13:44 WIB

 

Penumpang pesawat tiba di Bandara Dhoho Kediri, Senin (23/3). Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026, terjadi peningkatan pergerakan penumpang rute Kediri-Jakarta dan sebaliknya hingga 55 persen.
Penumpang pesawat tiba di Bandara Dhoho Kediri, Senin (23/3). Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026, terjadi peningkatan pergerakan penumpang rute Kediri-Jakarta dan sebaliknya hingga 55 persen.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Hari ketiga Lebaran kemarin (23/3), mobilitas masyarakat masih cukup tinggi.

Tak terkecuali di Bandara Dhoho Kediri yang tren pergerakan penumpangnya selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan.

Selama periode mudik-balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, animo masyarakat menggunakan transportasi udara terus menguat.

Seperti Senin siang kemarin (23/3), pergerakan penumpang di Bandara Dhoho Kediri mencapai ratusan orang. Baik yang tiba di Kediri maupun yang mengakses penerbangan menuju Jakarta.

Mereka merupakan penumpang yang datang maupun menuju Jakarta menggunakan maskapai Super Air Jet. 

General Manager Bandara Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, mengungkapkan bahwa sejak awal periode Posko Angkutan Lebaran 2026, sudah terjadi kenaikan pergerakan penumpang. Tepatnya mulai 13 Maret lalu dengan kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata harian. 

“Puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 275 penumpang, baik datang maupun berangkat,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kinerja angkutan Lebaran tahun ini juga melampaui capaian tahun sebelumnya. Berdasarkan prognosa, total pergerakan penumpang selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 3.375 penumpang.

Angka tersebut meningkat sekitar 55 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 lalu.

Sedangkan untuk arus balik, Rahmat menungkapkan lonjakan penumpang mulai terlihat sejak H+1 Lebaran atau 22 Maret lalu. Pada hari tersebut, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 332 orang. Baik mendarat di Bandara Dhoho maupun berangkat menuju Jakarta. 

“Dan diprediksi jumlah ini masih akan terus meningkat sampai dengan tanggal 25 Maret 2026 atau H+4 Lebaran,” tambahnya.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, Rahmat mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyesuaian operasional.

Di antaranya melalui penguatan Posko Terpadu Angkutan Lebaran, optimalisasi kesiapan personel, serta peningkatan koordinasi dengan maskapai dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami juga memastikan kesiapan fasilitas, baik di sisi kedatangan maupun keberangkatan untuk memberikan pelayanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa selama periode Lebaran,” tandas Rahmat.

Sementara itu di hari ketiga Lebaran kemarin, mobilitas masyarakat di jalan raya juga cenderung masih tinggi. Sejumlah ruas jalan di Kota Kediri juga terpantau terjadi kepadatan volume kendaraan. 

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri sekitar pukul 14.00 kemarin, antrean kendaraan cukup panjang terjadi di Simpang Empat Mrican, Alun-Alun Kota Kediri, Simpang Iskandar Muda, hingga Simpang Muning.

Selain itu di Kabupaten Kediri, antrean kendaraan juga masih sering terjadi di Simpang Empat Branggahan.

Staf Ruang Kendali Area Traffic Control System (ATCS) Dinas Perhubungan Kota Kediri Dicky Juniar Rachmanto mengatakan, peningkatan volume kendaraan pada H+3 Lebaran kemarin mulai merata di berbagai ruas jalan.

Baik di dalam kota maupun di perbatasan menuju luar Kota Kediri. Sebelumnya di H+2 Lebaran, tren kepadatan arus lalin cenderung terjadi di ruas jalan menuju Tulungagung saja. 

“Untuk hari ini (23/3) kepadatan arus lalu lintas mulai merata. Jadi semuanya sudah mulai ada peningkatan volume kendaraan di semua simpang,” ujar Dicky. 

Beberapa titik dengan antrean kendaraan paling panjang terpantau di Simpang Alun-Alun Kota Kediri. Kemudian di Simpang Semampir, Mrican, hingga sepanjang Jl PK Bangsa-Jl Erlangga-Jl Brawijaya. 

“Di Jalan Brawijaya ini juga panjang sekali. Dan searah mulai PK Bangsa, Erlangga, Brawijaya, itu cukup panjang antrean kendaraannya,” ungkapnya. 

Kepadatan arus lalin di dalam kota itu tak lepas dari mulai meningkatnya mobilitas masyarakat. Baik yang bersilaturahmi ke sanak saudara maupun menuju tempat-tempat rekreasi seperti mall.

Dibanding hari kedua Lebaran, menurutnya volume kendaraan kemarin meningkat hingga 2 kali lipat. 

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Dicky mengatakan pihaknya memaksimalkan pengaturan melalui ATCS.

Yaitu dengan menyinkronkan lampu lalu lintas atau traffic light untuk mengurai kemacetan. Yaitu mulai dari simpang bekas toko buku Togamas di Jl Erlangga, simpang Ringinsirah, simpang Jl Dhoho, hingga simpang empat menuju Jembatan Brawijaya. 

“Kami sinkronkan saja ketika yang dari barat hijau, maka (di simpang selanjutnya, Red) hijau semua,” urai Dicky. 

Editor : Mahfud
#bandara dhoho kediri #dinas perhubungan #bandara dhoho #lalu lintas #ATCS #lebaran #hari raya idul fitri