Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kejar Target Penyelesaian Sekolah Rakyat Kota Kediri Akhir Juni, Rekanan Berencana Tambah Tenaga Kerja dan Material

Ayu Ismawati • Jumat, 13 Maret 2026 | 12:30 WIB

KEBUT REALISASI: Kompleks Sekolah Rakyat Kota Kediri dilengkapi dengan delapan gedung penunjang, salah satunya asrama siswa yang kini sedang dibangun oleh PT Nindya SSPS KSO bersama total 22 unit lain
KEBUT REALISASI: Kompleks Sekolah Rakyat Kota Kediri dilengkapi dengan delapan gedung penunjang, salah satunya asrama siswa yang kini sedang dibangun oleh PT Nindya SSPS KSO bersama total 22 unit lain

KEDIRI, JP Radar Kediri-Proyek Sekolah Rakyat Kota Kediri terus dikebut. Demi mengejar target penyelesaian pada akhir Juni nanti, PT Nindya SPSS KSO berencana menambah jumlah tenaga kerja dan material. Dengan cara demikian, mereka optimistis target tidak akan meleset.

Engineering Manager PT Nindya SSPS KSO Muh. Syawal mengatakan, hingga minggu ke-12 ini realisasi fisik proyek sekitar 12 persen.

“Ke depan akan kami maksimalkan lagi potensi yang ada,” kata Syawal tentang upayanya mengejar tenggat akhir Juni.

Apa saja langkah percepatan yang ditempuh? Menurut Syawal, pihaknya akan menambah tenaga kerja atau manpower. Kemudian, mereka juga akan mendatangan material lebih cepat.

Selebihnya, penggunaan alat berat juga akan lebih dimaksimalkan. Dia mencontohkan, penggunaan alat berat yang sebelumnya cukup tiga unit, nantinya akan ditambah hingga 5-6 alat berat.

“Kemungkinan setelah lebaran ini akan mulai kami maksimalkan,” lanjutnya.

Terkait detail proyek di Kelurahan Lirboyo, Mojoroto itu, menurut Syawal akan terdiri dari 22 gedung. Sebanyak 14 di antaranya merupakan unit bangunan dua lantai.

Salah satu peruntukan gedung bertingkat tersebut adalah untuk tiga gedung ruang kelas. Masing-masing jenjang SD, SMP, dan SMA.

Kemudian, delapan lainnya berupa bangunan satu lantai untuk fasilitas penunjang. “Misalnya untuk gedung pendidikannya ini dua lantai. Kemudian fasilitas penunjang seperti asrama putra-putri, asrama guru, kantin-kantin untuk SD, SMP, SMA, itu satu lantai,” urai Syawal.

Selebihnya, ada pula fasilitas penunjang berupa masjid, lapangan mini soccer, tempat pengolahan sampah (TPS), lapangan voli, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Semuanya akan dibangun di lahan seluas 5,1 hektare di sana.

Sebelum percepatan, menurut Syawal kontrak proyek itu ditargetkan selesai pada Agustus. Dengan linimasa yang dipercepat 42 hari, Syawal mengaku tetap optimistis bisa selesai tepat waktu.

“Insya Allah pasti tetap optimistis mengejar target itu. Salah satu yang kami lakukan dengan memaksimalkan lewat penambahan alat, manpower, dan schedule pengiriman material kami pastikan lagi,” tandasnya.

Pengiriman material, diakui Syawal cukup menjadi tantangan. Apalagi, saat ini tengah berlangsung beberapa proyek insfrastruktur besar di Kediri.

Kondisi tersebut memengaruhi pengiriman material seperti beton. “Untuk suplai material beton yang saat ini perlu mendapat perhatian khusus,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, proyek SR Kota Kediri diresmikan pembangunannya pada 12 Januari lalu. Rencananya, masing-masing jenjang akan dibuka tiga rombongan belajar (rombel) dengan menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Jika tiap rombel terdiri dari 25 siswa, maka diproyeksikan akan ada 225 siswa baru di awal operasional SR Kota Kediri tahun ini. (ais/ut)

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

           

 

 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#Sekolah Rakyat #sr #rekanan #pt nindya karya #Proyek Strategis Nasional #Percepatan