JP Radar Kediri– Menjelang Lebaran, suasana di Terminal Tamanan Kota Kediri terpantau masih sepi. Hal tersebut dikarenakan puncak keramaian penumpang di Kediri biasanya baru terjadi saat arus balik. Sebagai langkah persiapan, bus-bus yang beroperasi di Terminal Tamanan mulai diperiksa secara intensif.
Kepala UPT Terminal Tipe A Tamanan Kota Kediri Dukut Siswantoyo memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada seminggu setelah lebaran. Arus balik ini juga diprediksi bakal lebih ramai dibandingkan arus mudik.
“Keramaian biasanya memuncak pada hari Minggu setelah Lebaran. Karena hari Seninnya masyarakat sudah kembali beraktivitas, baik sekolah maupun bekerja,” ungkap Dukut.
Sejauh ini, tujuan favorit penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP) adalah Surabaya. Sementara untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP) didominasi tujuan Jakarta.
Dukut menyampaikan bahwa saat ini armada yang tersedia masih mencukupi. Namun, jika jumlah penumpang melonjak hingga armada reguler tidak memadai, pihaknya akan mengeluarkan izin insidentil. Yakni untuk melakukan penambahan bus cadangan.
“Misalnya dengan menyiagakan bus pariwisata. Jika pada hari biasa penggunaan bus di luar trayek itu melanggar. Saat momen Lebaran hal tersebut diperbolehkan melalui izin insidentil,” jelasnya.
Ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan juga rutin digelar. Termasuk menyasar bus-bus pariwisata. Sebagai tanda kendaraan telah laik jalan, petugas akan memasang stiker khusus pada kaca bus.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 36 bus pariwisata milik 7 PO bus, tercatat 17 armada dinyatakan laik jalan. Sementara itu, 19 armada lainnya dinyatakan laik jalan dengan catatan. Itu berarti harus segera diperbaiki sebelum beroperasi penuh.
Editor : Andhika Attar Anindita