KEDIRI, JP Radar Kediri- Gerakan Pramuka Kota Kediri mulai berbenah dan bangkit. Ditandai dengan pelantikan ratusan pengurus baru, mulai dari jajaran majelis pembimbing ranting (mabiran) hingga Brigade Penolong.
Pelantikan yang berlangsung di pendopo Omah Sawah, Kelurahan Burengan, Sabtu sore (7/3) itu menandai era baru kepengurusan sekaligus momentum kebangkitan Pramuka Kota Kediri.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri Masa Bhakti 2025 - 2030 Edy Herwiyanto.
Serta disaksikan oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Total ada lebih dari 100 jajaran pengurus yang dilantik. Mulai dari majelis pembimbing ranting (mabiran), kwartir ranting (kwarran), mabikel, dewan kehormatan cabang, pusdiklatcab, dewan kerja cabang, serta Brigade Penolong 1330 Kota Kediri.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri Edy Herwiyanto mengatakan, gerakan pramuka memiliki peran penting membantu pemerintah memberikan pendidikan bagi generasi muda.
Khususnya pendidikan karakter dan kepemimpinan. Dengan tantangan era global yang semakin kompleks, pendidikan karakter sangat dibutuhkan.
“(Fokus pada) Bagaimana kita punya inovasi dalam membentuk karakter anak-anak kita menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan global,” ujar Edy, dihadapan jajaran pengurus baru.
Secara spesifik, ia juga menyoroti kejahatan transnasional yang juga mengancam Kediri. Salah satunya penyalahgunaan narkoba yang kian marak ditemui.
Gerakan pramuka– lanjut Edy– juga punya tanggung jawab mencegah fenomena itu semakin berkembang di Kota Kediri.
“Kita punya tanggung jawab bersama bagaimana melakukan pencegahan itu sejak dini. Yang pertama, tidak terlibat di dalam peredaran atau penggunaan narkoba,” tandasnya.
Selain itu, tantangan bagi para pengurus baru juga hadir dari pesatnya perkembangan era digital. Tak hanya membawa dampak baik bagi masyarakat, digitalisasi juga berpotensi membawa pengaruh buruk. Jika tidak disikapi dengan bijaksana.
“Era digitalisasi punya pengaruh signifikan pada perilaku dan kebiasaan. Ini juga tantangan bagaimana kita bisa memberikan edukasi kepada seluruh generasi penerus untuk menggunakan media sosial dengan bijak,” pesannya.
Pelantikan itu juga menjadi momentum memaknai kembali nilai-nilai yang dijunjung tinggi gerakan pramuka.
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, pramuka punya peran penting.
Terutama dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, mandiri, dan disiplin. Karakter itu yang tidak hanya harus dipahami. Melainkan juga dijalankan.
“Di pramuka juga diajarkan kejujuran, kerjasama, dan solidaritas. Harapan saya ini bisa dipahami dan betul-betul diaplikasikan di kehidupan sehari-hari,” ujar Vinanda.
Wali Kota Kediri itu juga berpesan, bulan Ramadan ini juga bisa menjadi momentum menanamkan pendidikan karakter. Salah satunya dengan berbagi kepada masyarakat.
“Misalnya berbagi takjil. Ini sederhana, tapi mengajarkan kepada teman-teman pramuka tentang kepedulian,” pesannya. (ais)
Editor : Andhika Attar Anindita