SEMENTARA ITU, di tengah sorotan publik terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Kediri dilaporkan berhenti beroperasi sementara. Dua lokasi tersebut adalah SPPG Bandarlor dan SPPG Jamsaren.
Sekretaris Satgas MBG Kota Kediri, Tetuko Erwin Sukarno, membenarkan hal tersebut. Meski tidak merinci detail alasan penghentian, Erwin mengisyaratkan adanya faktor teknis seperti pemeliharaan sarana dan rehab dapur.
"Kami tidak mengizinkan operasional berjalan jika sedang ada rehab. Ini sifatnya sementara untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga," jelas Erwin.
Terkait nasib ribuan penerima manfaat (PM), satgas memastikan distribusi makanan tidak terganggu. Mayoritas PM telah dialihkan ke SPPG lain yang kapasitasnya masih mencukupi.
Berdasarkan petunjuk pelaksanaan terbaru, satu SPPG memiliki batas maksimal layanan hingga 3.000 orang, sementara banyak dapur di Kediri yang saat ini masih melayani di bawah 2.000 orang.
"Redistribusi masih sangat memungkinkan karena kapasitas dapur lain masih longgar. Jika perbaikan sudah selesai, mereka boleh melayani kembali," tambah Erwin.
Sebelumnya, program nasional ini tengah menuai kritik dari masyarakat, terutama terkait kualitas menu selama Ramadan. Saat ini, skema penyaluran untuk anak sekolah dialihkan ke makanan kering, sementara kelompok rentan (ibu hamil, menyusui, dan balita) tetap menerima menu basah sesuai standar gizi. (ais/rq)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita