Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Baru Tujuh Gerai Koperasi Merah Putih Mulai Operasional, Pemkot Kediri dan Kodim 0809/Kediri Lakukan Percepatan

Ayu Ismawati • Selasa, 24 Februari 2026 | 10:57 WIB

 

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (kanan) bersama Dandim 0809 Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah (loreng, dua dari kiri) saat meninjau lahan di Kelurahan Tosaren, Pesantren, Senin (23/2).
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (kanan) bersama Dandim 0809 Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah (loreng, dua dari kiri) saat meninjau lahan di Kelurahan Tosaren, Pesantren, Senin (23/2).

KEDIRI, JP Radar Kediri- Progres pembangunan gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Kediri terbilang lambat. Selain tujuh koperasi swadaya yang sudah beroperasi, baru ada satu gerai yang sudah dibangun.

Larangan menggunakan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) jadi salah satu hambatannya. 

Progres lambat ini direspons oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah. Kemarin (23/2) mereka meninjau beberapa lokasi yang akan dibangun KKMP.

Yaitu, di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto; serta di Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren. Kedatangan dua pemimpin itu salah satunya untuk memastikan pembangunan KKMP dilakukan di lahan non-LP2B.

“Sekarang yang sudah proses pembangunan itu di Koperasi Merah Putih Kelurahan Ngronggo. Dan hari ini (23/2) kami survei bersama Pak Dandim, ada dua lahan yang Insya Allah siap dibangun,” kata Vinanda.

Selain tiga lahan yang mulai dibangun, menurut Vinanda ada tujuh KKMP yang memiliki bangunan secara swadaya masyarakat. Mereka memanfaatkan bangunan yang sudah ada di lahan aset pemkot. Ada pula yang dibangun di rumah pengurus.

Bagaimana dengan 38 KKMP lainnya? Vinanda mengatakan, puluhan koperasi tersebut sudah memiliki akta pendirian. Namun, diakuinya pembangunan gerai fisik terhambat ketersediaan lahan.

“Kami banyak lahan LP2B tapi sesuai ketentuan tidak boleh. Sehingga yang kami bangun adalah lahan BMD yang non-LP2B,” ungkap Vinanda.

Pemerintah kelurahan, diakuinya kesulitan mencari lahan non-LP2B tersebut. Alternatif solusinya adalah dengan pemanfaatan bersama satu gedung oleh 5-6 KKMP. Dengan begitu, kegiatan KKMP tetap bisa berjalan meski gerai belum bisa dibangun di kelurahannya.

“KKMP yang sudah aktif dan beroperasi ini bisa betul-betul memanfaatkan dengan baik, dan produk-produk mereka juga bisa dikenal. Serta pemberdayaan masyarakat juga bisa berjalan dengan baik,” urai Vinanda, ditemui di lokasi pembangunan KKMP di Kelurahan Tosaren, Pesantren (23/2).

Baca Juga: Izin Sebenarnya Sudah Beres, tapi Operasional Koperasi Merah Putih Terhambat, Mengapa?

Sementara itu, Pemerintah Pusat menginstruksikan agar percepatan pembangunan KKMP bisa dilaksanakan dalam 90 hari. Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengapresiasi Pemkot Kediri atas terrealisasinya penambahan titik baru untuk pembangunan KKMP di Kelurahan Pojok dan Kelurahan Tosaren. 

“Kami dari satkowil (satuan komando kewilayahan, Red) segera akan aksi untuk menyelesaikan percepatan pembangunan ini,” tutur Dhavid. 

Sesuai arahan, diakui David, gerai KKMP baru harus bisa terbangun dalam waktu 90 hari. Untuk mengejar itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Baik di Kota Kediri maupun Kabupaten Kediri. 

Pada dasarnya, target pembangunan gerai itu sebanyak jumlah kelurahan yang ada. Namun, pihaknya tetap menyesuaikan dengan kemampuan wilayah. Khususnya terkait ketersediaan lahan. 

“Yang penting yang disiapkan oleh kota (pemerintah kota), segera kami bangun. Tapi tentunya Kota Kediri kan lahannya banyak lahan LP2B, sehingga lahan itu tidak boleh untuk dibangun. Nanti kami cari solusi lainnya,” tandasnya. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#LP2B #pemkot kediri #Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan #koperasi #dandim #Koperasi Merah Putih #kodim 0809 #Vinanda Prameswati