KEDIRI, JP Radar Kediri- Keberangkatan ratusan calon jemaah haji (CJH) Kota Kediri ke tanah suci tinggal tiga bulan lagi.
Dari 116 kelompok terbang yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya, Kota Kediri masuk dalam kloter 115. Termasuk kloter akhir yang akan bergabung dengan jemaah dari Surabaya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Kediri Basyarudin mengatakan, berbeda dari tahun lalu, tahun ini, jemaah Kota Kediri berangkat di gelombang dua.
Jika tidak ada perubahan maka ratusan calon jemaah dari Kota Kediri akan terbang ke tanah suci pada 22 Mei mendatang.
Saat ini, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kediri sudah mulai melaksanakan manasik haji. Adapun jumlah jemaah haji tahun ini mencapai 283 orang.
Terdiri dari warga Kecamatan Mojoroto sebanyak 140 orang, Kecamatan Kota sebanyak 76 orang, serta Kecamatan Pesantren sebanyak 65 orang.
Jumlah itu lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya imbas penambahan kuota secara global di Jawa Timur.
“Jemaah nanti mulai berangkat masuk ke asrama haji pada 21 Mei. Jadi masih ada banyak kemungkinan-kemungkinan,” ujar pria yang akrab disapa Basyar itu.
Basyar menambahkan untuk jemaah yang berangkat terakhir pasti ada plus minusnya. “Kalau berangkat awal, bisa ke Madinah dulu. Kalau sudah selesai, baru ke Mekkah untuk persiapan haji. Kalau yang berangkat kloter akhir, nanti langsung ke Mekkah, dan 4 hari di sana langsung pelaksanaan ibadah haji,” bebernya.
Meskipun waktu adaptasi jemaah sebelum rangkaian haji lebih pendek. Namun jemaah yang berangkat di kloter akhir akan punya lebih banyak waktu di Arab Saudi setelah tahapan haji selesai. Sisa waktu itu bisa dimanfaatkan jemaah untuk wisata religi maupun berbelanja.
Adapun tahapan administrasi menurut Basyar semuanya sudah selesai. Calon jemaah tinggal mematangan persiapan. Salah satunya manasik haji yang sudah mulai dilaksanakan sebelum Ramadan.
“Manasik dari Kemenhaj ada lima kali. Yang empat kali kami laksanakan sebelum puasa. Dan sisa satu lagi kami buat halal bihalal dan manasik terakhir secara bersama-sama (seluruh kecamatan, Red),” terang Basyar sembari menyebut, persiapan dan penyelesaian administrasi yang dimaksimalkan sebelum bulan puasa itu juga agar calon jemaah haji bisa fokus menjalani ibadah puasa.
Editor : Andhika Attar Anindita