KEDIRI, JP Radar Kediri- Tanah ambles di plengsengan sungai di Jalan Urip Sumoharjo Kelurahan Kaliombo semakin melebar.
Setelah melakukan peninjauan di lokasi, Senin (9/2), Pemkot Kediri masih menunggu kebijakan dari balai besar wilayah sungai (BBWS) untuk tindak lanjut insiden tersebut.
“Kami sudah survei bersama BBWS selaku pemilik kewenangan Sungai Tawang. Untuk sementara dari PUPR masih menunggu hasil dari BBWS nantinya seperti apa,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air Meri Oktavia.
“Terakhir kami cek memang semakin parah. Cuma sudah dicek juga oleh dinas PUPR,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri Joko Arianto.
Sebelumnya diberitakan, curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan debit Sungai Tawang—sebelumnya Sungai Parung—meningkat.
Di Kelurahan Kaliombo, tanah dan tepi sungai dan plengsengan sungai ambles. Temuan itu mulai dilaporkan pada Jumat sore (6/2).
Area tanah seluas 2 x 10 meter di Jl Urip Sumoharjo itu tergerus mengarah ke sungai yang berada tepat di sisi selatannya.
BPBD Kota Kediri menilai, amblesnya tanah di sana dipicu kondisi sungai yang sedang deras arusnya sejak beberapa hari terakhir.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Andhika Attar Anindita