KEDIRI, JP Radar Kediri- Warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri digemparkan dengan penemuan dua benda diduga mortir di kawasan persawahan pada Senin (9/2). Benda berbahaya tersebut ditemukan tergeletak di tepi jalan sawah, tepat di bawah pohon yang tumbang.
Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh Arifin, 50, seorang buruh tani setempat. Siang itu, saat hendak memulai aktivitas di sawah, Arifin dikejutkan dengan benda asing yang menancap di tanah dekat tempatnya memarkir sepeda motor.
Baca Juga: Petugas Damkar Kota Kediri Evakuasi Dua Ular Weling di Perumahan Puri Asri Kediri
Kapolsek Pagu, AKP Kalis Joewasono, mengungkapkan bahwa awalnya saksi mengira benda tersebut hanyalah potongan besi tua biasa.
“Saksi melihat ada benda menyerupai besi menancap di tanah dekat pohon tumbang. Karena penasaran, ia sempat mencoba menarik benda tersebut,” terang AKP Kalis.
Baca Juga: Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Cincin dari Jari Warga yang Membengkak
Namun, setelah dicabut dari tanah, Arifin justru mendapati dua buah benda dengan bentuk tidak lazim yang menyerupai proyektil peledak. Menyadari benda tersebut adalah mortir yang berisiko tinggi, saksi segera menghentikan tindakannya dan melapor ke perangkat desa setempat.
Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian. Mengingat potensi bahaya ledakan, sejumlah personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mulai dari Polsek Pagu, Polres Kediri, Tim Inafis, Koramil Pagu, hingga Satpol PP. Tak ketinggalan, Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimobda Polda Jatim juga didatangkan untuk proses evakuasi.
Baca Juga: Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Musang Liar yang Masuk Box Ayam Warga
Setibanya di lokasi, petugas langsung mensterilkan area dan memasang garis polisi (police line) dalam radius aman agar warga tidak mendekat.
"Pengamanan lokasi segera kami lakukan demi keselamatan warga. Tim ahli juga langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap benda tersebut," tambah Kalis.
Baca Juga: Damkar Kabupaten Kediri Tangkap Biawak yang Bersembunyi di Dapur Warga
Berdasarkan hasil pengecekan sementara di lapangan, kedua benda tersebut dipastikan adalah mortir. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui asal-usul serta status aktif atau tidaknya peledak tersebut.
"Hasil sementara benar ditemukan dua buah mortir. Saat ini statusnya masih kami dalami lebih lanjut bersama tim ahli," tegasnya.
Baca Juga: Aksi Heroik Damkar Kediri: Bertaruh Nyawa Masuk Sumur Demi Selamatkan Kucing Warga
Terkait insiden ini, AKP Kalis mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada jika menemukan benda asing yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami meminta masyarakat untuk tidak menyentuh, mengutak-atik, apalagi memindahkan benda mencurigakan sendiri. Segera lapor ke pihak berwenang demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.