Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Korlantas Polri Tinjau Simpang Mengkreng Jelang Operasi Ketupat 2026, Begini Kondisinya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 5 Februari 2026 | 22:50 WIB
Kakorlantas Polri saat tinjau simpang tiga Mengkreng. (Foto: Polres Kediri)
Kakorlantas Polri saat tinjau simpang tiga Mengkreng. (Foto: Polres Kediri)

KEDIRI, JP Radar Kediri – Tim Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan peninjauan langsung di Simpang Empat Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Kamis (5/2).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta kelancaran arus lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.

Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Priyanto menyampaikan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan Simpang Mengkreng masih menjadi salah satu titik rawan kemacetan.

Kondisi tersebut dipicu oleh tingginya intensitas perjalanan kereta api yang melintasi perlintasan sebidang di kawasan itu.

“Dari paparan Kasat Lantas Polres Kediri dan hasil pengecekan langsung, terlihat kendaraan harus mengantre cukup panjang. Perlintasan ini terlalu sering dilalui kereta api,” ujarnya.

Menurut Brigjen Pol Priyanto, dalam satu hari perlintasan kereta api di Simpang Mengkreng dapat dilalui sekitar 34 perjalanan kereta.

Frekuensi tersebut menyebabkan palang pintu rel kerap tertutup dan berdampak langsung pada kepadatan arus kendaraan di persimpangan.

“Bayangkan, dalam sehari ada sekitar 34 kali perjalanan kereta. Artinya, penutupan palang pintu juga sangat sering. Itu yang kemudian memicu antrean panjang kendaraan,” jelasnya.

Ia menilai, persoalan kemacetan di Simpang Mengkreng bukan masalah baru dan telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan terobosan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kami berharap ke depan ada solusi bersama, melalui forum diskusi atau pertemuan lintas sektor, untuk menentukan langkah terbaik agar kemacetan di perlintasan ini bisa terurai,” ungkapnya.

Brigjen Pol Priyanto menegaskan, penanganan persoalan tersebut tidak bisa dilakukan oleh Polri semata. Diperlukan sinergi antara pengelola jalan nasional, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Dinas Perhubungan, hingga pemerintah daerah.

“Masalah ini terjadi setiap tahun. Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi pengamanan Lebaran 2026. Sudah saatnya kita duduk bersama mencari solusi,” tegasnya.

Ia juga berharap keberhasilan pengamanan Lebaran 2025 yang lalu dapat kembali terulang pada tahun ini.

Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas.

Sementara itu, Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi menyebut Simpang Empat Mengkreng sebagai jalur dengan tingkat kompleksitas lalu lintas yang tinggi dan memerlukan perhatian khusus.

“Setelah kita lihat langsung, jalur ini memang luar biasa. Perlintasan sebidang dengan lebih dari 30 perjalanan kereta api per hari seperti ini mungkin jarang ditemukan,” ucapnya.

Ia berharap ke depan terdapat penanganan yang lebih serius agar kemacetan dapat diminimalkan, sekaligus mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Di lokasi yang sama, Kasat Lantas Polres Kediri AKP Mega Satriatama menjelaskan, peninjauan Tim Korlantas Polri merupakan bagian dari asesmen terhadap titik-titik trouble spot di wilayah Kediri dan sekitarnya, termasuk sebagian wilayah Jombang.

“Di Mengkreng tercatat ada 34 perjalanan kereta api setiap hari, sedangkan di perlintasan Bandar jumlahnya bahkan mencapai 52 perjalanan,” terangnya.

Berdasarkan analisis dan evaluasi tersebut, pihaknya mengusulkan sejumlah langkah penanganan, di antaranya pelebaran jalan hingga pembangunan flyover untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

AKP Mega menambahkan, Satlantas Polres Kediri telah menyiagakan tujuh personel di Pos Mengkreng setiap hari yang dibagi dalam tiga shift.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dan antisipasi kepadatan arus lalu lintas.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir perwakilan Dinas Perhubungan, PT Jasa Raharja, serta Kasat Lantas dari Polres Jombang, Nganjuk, Kediri Kota, Tulungagung, dan Trenggalek.

Editor : Andhika Attar Anindita
#operasi ketupat #korlantas polri #kediri #Simpang mengkreng