Potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan berlangsung selama periode 1–10 Februari 2026. Seiring masih aktifnya musim hujan di wilayah Jatim.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mencatatkan intensitas hujan diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Bahkan berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: Mulai Hari Ini! Jalan Brigjen Katamso Kota Kediri Resmi Dua Arah, Pengendara Wajib Cek Rambu Baru
“Dapat berpotensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es. Kondisi ini diprediksi berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di wilayah rawan bencana,” jelas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri Lukman Soleh melalui Ketua Tim Kerja Meteorologi Publik Satria Kridha Nugraha.
Selain Kediri Raya, BMKG juga menetapkan sejumlah kabupaten/kota lain di Jawa Timur dalam status waspada.
Menurut Satria, peningkatan potensi cuaca ekstrem ini dipengaruhi beberapa faktor atmosfer.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Kediri dan sekitarnya hingga Akhir Januari, Ini Kata BMKG
Di antaranya aktifnya monsun Asia, adanya gangguan gelombang atmosfer seperti Frekuensi Rendah, Gelombang Rossby, dan Gelombang Kelvin yang tersebar di Jawa Timur.
Selain itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup hangat serta kondisi atmosfer lokal yang labil juga mendukung pertumbuhan awan konvektif memicu hujan lebat.
Baca Juga: Waspada! Cuaca Esktrem Kepung Kediri, Begini Menurut BMKG
Wilayah dengan topografi curam, bergunung-gunung, maupun daerah tebing diminta meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memicu longsor, banjir bandang, jalan licin, dan pohon tumbang.
Kondisi tersebut juga dapat menurunkan jarak pandang akibat cuaca buruk.
Baca Juga: Waspada! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat Disertai Petir, ini Lokasinya
“Kami mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk selalu mewaspadai perubahan cuaca yang bisa terjadi secara cepat. Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang masih terjadi dalam 10 hari ke depan,” terangnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian