Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wow! Bandara Dhoho Kediri Layani Ribuan Penumpang saat Akhir Tahun

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 7 Januari 2026 | 03:00 WIB
Selama Nataru, okupansi penerbangan di Bandara Dhoho tinggi (Foto: Wahyu Adji)
Selama Nataru, okupansi penerbangan di Bandara Dhoho tinggi (Foto: Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri– Transportasi udara menjadi pilihan para pelancong yang datang ke Kediri saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Itu tampak dari jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang di Bandara Dhoho Kediri pun mengalami peningkatan yang signifikan. 

Bahkan tingkat keterisian kursi penerbangannya pun melonjak tajam dibandingkan bulan sebelumnya.

Data PT Angkasa Pura Indonesia mencatat, selama periode Nataru sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, okupansi penerbangan mencapai 76,14 persen. 

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan capaian November 2025 yang berada di kisaran 63 persen.

Selama 21 hari operasional posko terpadu, Bandara Internasional Dhoho Kediri melayani sebanyak 18 pergerakan pesawat. 

Jumlah penumpang yang dilayani mencapai 2.497 orang, disertai pengiriman kargo seberat 6.758 kilogram.

Untuk penerbangan kedatangan, tingkat okupansi tercatat sebesar 76,36 persen, sementara keberangkatan mencapai 75,93 persen.

Sebagai perbandingan, pada November 2025 tingkat keterisian kursi penerbangan masih relatif lebih rendah.

Load factor penerbangan kedatangan tercatat 62 persen. Sedangkan untuk keberangkatan 65 persen, dengan rata-rata keseluruhan hanya 63 persen. 

Artinya, selama Nataru terjadi lonjakan okupansi lebih dari 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

General Manager Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, menyampaikan bahwa secara umum operasional bandara selama periode Nataru berjalan aman dan lancar.

“Kami mengapresiasi kerjasama seluruh pihak yang terlibat, serta para pengguna jasa bandara yang telah mematuhi ketentuan selama masa operasional posko,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan okupansi ini menunjukkan mulai tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan dari dan menuju Kediri.

Penutupan posko terpadu Nataru juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di periode operasional berikutnya.

Manajemen Bandara Internasional Dhoho Kediri bersama instansi terkait menegaskan komitmennya untuk terus menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

Terlebih, tren peningkatan okupansi pada momentum libur panjang dinilai berpotensi berlanjut pada periode-periode sibuk selanjutnya.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik serta menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang," jelasnya.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#bandara dhoho #transportasi udara #okupansi #nataru #penerbangan