Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Curah Hujan Tinggi, Petani Cabai di Kediri Keluhkan Tanamannya Busuk Batang

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 16 Desember 2025 | 21:00 WIB
PENURUNAN KUALITAS: Leni memetik cabai yang masih bisa diselamatkan di sawahnya. Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan pohon cabai mengalami busuk batang.
PENURUNAN KUALITAS: Leni memetik cabai yang masih bisa diselamatkan di sawahnya. Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan pohon cabai mengalami busuk batang.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Petani cabai di Kediri mengeluhkan cuaca yang kurang bersahabat beberapa waktu terakhir.

Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan pohon cabai mengalami busuk batang. Kondisi ini membuat tanaman cabai petani tidak bisa dipanen.

Hal ini seperti yang dialami oleh Leni, 36, petani asal Desa Paron, Kecamatan Ngasem. Dia mengatakan sebagian pohon cabai miliknya mati karena busuk batang. Di lain sisi, harga cabai juga mulai merosot.

“Hujan terus-menerus. Karena (tanah) basah terus akhirnya cabai gak kuat akhirnya mati semua,” jelasnya sembari menyebut bahwa sebagian petani alami hal serupa.

Selain mengalami busuk batang, cabai juga rentan terkena jamur. Akibatnya, cabai tidak bisa dipanen.

Normalnya dalam sekali panen bisa mendapatkan 20 kilogram (kg) dari lahan seluas 1.400 meter persegi.

Namun, dengan kondisi cuaca seperti ini hanya tinggal menyisakan 10 kg dalam sekali panen. “Penurunan sampai 50 persen,” keluh Leni.

Dia mengatakan, kerugian diperparah dengan adanya biaya operasional yang bisa naik. Karena, saat musim hujan, petani harus menyemprot pestisida dua kali lebih banyak.

“Pestisida nambah. Biasanya empat hari sekali nyemprot, ini jadi dua hari sekali,” jelasnya. Untuk diketahui, dalam sepekan ke belakang, harga cabai sedang tinggi.

Bisa mencapai Rp 85 ribu di pasar induk. Sementara itu, di eceran bisa mencapai harga Rp 100 ribu.

Menurut Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri Suyono, per Minggu malam lalu harga cabai rawit terendah di angka Rp 55 ribu. “Pasokan bertambah,” jelasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #Busuk Batang #cabai #curah hujan tinggi