KEDIRI, JP Radar Kediri- Jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah titik dalam kota rentang mengalami kemacetan.
Dinas Perhubungan Kota Kediri pun menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengantisipasi kemacetan. Khususnya di empat titik yang paling rawan terjadi kepadatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, pihaknya merencanakan pemantauan lalin bersama Satlantas Polres Kediri Kota. Nantinya mereka akan membuat manajemen rekayasa lalin.
“Titik kerawanan (macet) di Kota Kediri biasanya ada di simpang Mrican, simpang Gayam, simpang alun-alun, dan kalau di sisi timur biasanya di simpang Betet,” urai pria yang akrab disapa Cholis itu.
Nantinya, rekayasa lalu lintas akan disiapkan di titik-titik rawan kemacetan tersebut. Cholis mencontohkan, di simpang Ngampel rentan terjadi kemacetan. Beberapa ruas akan dipasang water barrier untuk mengurangi potensi kemacetan.
“Yang dari arah pom bensin (utara) itu tidak bisa langsung belok masuk ke jalan arah Kelurahan Ngampel. Tapi mereka harus lurus dulu di pertigaan itu. Itu yang nanti kami kasih barrier untuk tidak bisa belok kanan (ke barat, Red),” urainya.
Sementara untuk titik rawan kemacetan lainnya, pihaknya akan memaksimalkan pengaturan melalui Area Traffic Control System (ATCS).
Yakni, dengan melakukan monitoring secara realtime serta menyesuaikan durasi traffic light untuk mengurai volume kendaraan saat terjadi kemacetan.
“Nanti kalau kelihatannya terlalu padat, nanti kami atur untuk lampunya,” ucap Cholis. Sementara itu, pihaknya masih akan menggelar rapat koordinasi dengan Satlantas Polres Kediri Kota. Termasuk untuk pendirian posko pemantauan.
Selama momen libur panjang itu, Cholis mengatakan tidak akan ada pembatasan bagi angkutan umum.
Pun dengan mengalihkan rutenya selama libur panjang Nataru. Kecuali angkutan barang dengan tonase besar yang diimbau tidak melintas di ruas jalan dalam kota.
“Kalau angkutan barang itu mereka bisa mengikuti rekayasa lalu lintas kami,” tandas Cholis.
Editor : Andhika Attar Anindita