Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid menjelaskan, lomba ini dirancang untuk mengatasi kejenuhan menyajikan ikan. "Tujuannya menciptakan kreativitas bagi ibu-ibu agar keluarga tidak bosan. Ikan bisa diolah menjadi berbagai menu menarik bagi anak-anak," ujarnya.
Lomba memiliki aturan ketat. Peserta hanya boleh menggunakan ikan air tawar hasil budidaya lokal, seperti gurami dan lele, serta bahan tambahan alami tanpa perasa buatan. "Ini untuk mengangkat produk lokal. Kediri kaya dengan ikan air tawar kolam," tegas Nur Hafid. Para peserta diberi waktu 90 menit dengan durasi 60 menit untuk memasak hidangan utama dan 30 menit untuk kudapan.
Kriteria penilaian berpedoman pada prinsip B2SAH (Beragam, Bergizi Seimbang, Aman, dan Halal), dengan komposisi ikan minimal 30% serta memperhatikan teknik penyajian untuk keluarga. Pemenang lomba tingkat kabupaten ini akan mewakili Kediri di ajang serupa tingkat provinsi.
Sementara itu, Winarti, peserta Lomba Cipta Menu Ikan dari Kecamatan Ngasem antusias mengikuti ajang yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Kediri ini. Baginya, lomba ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan berharga.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian