Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkot Mulai Pasang Ornamen Jembatan Brawijaya, Tutup Total Jembatan di Malam Hari

Ayu Ismawati • Selasa, 2 Desember 2025 | 13:01 WIB
Kondisi lalu lintas jembatan Brawijaya Kota Kediri.
Kondisi lalu lintas jembatan Brawijaya Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Penutupan total Jembatan Brawijaya selama masa perbaikan akan dimaksimalkan selama malam hari saja.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri akan melakukan penutupan jalan mulai pukul 22.00 – 04.00 mulai Senin malam (1/12).

Penutupan total akses jembatan imbas pekerjaan pemasangan regel jembatan itu diperkirakan berjalan selama dua hari.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika Sari melalui Ahli Muda Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Sunarto mengatakan, nantinya pekerja akan melakukan penggantian regel jembatan.

Sehingga, dibutuhkan penutupan jalan sementara untuk memastikan pemasangannya berjalan aman dan tidak membahayakan pekerja maupun pengguna jalan.

“Diperkirakan selama dua hari (penutupan total Jembatan Brawijaya di malam hari, Red). Tapi tetap melihat kesulitannya dulu. Kalau bisa cepat, mungkin nggak sampai dua hari,” ujar Sunarto.

Adapun saat ini, pekerja sudah mulai melakukan pemasangan ornamen pada sebagian pilar jembatan. Termasuk ornamen huruf aksara kuadrat yang mulai dipasang di beberapa titik.

Setelah penggantian regel jembatan, nantinya juga akan dilakukan pemasangan ornamen di bagian jembatan yang melintang tersebut.

Selama tersebut, penutupan akses jembatan akan dilakukan secara bergantian pada dua lajur jembatan.

“Nanti kalau sudah selesai pemasangan regel, nanti kan ada pemasangan ACP. Itu nanti pemasangannya akan separo-separo di dua lajurnya," ucap Sunarto.

"Nanti dipasang yang utara dulu. Selama penutupan satu lajur itu, lajur lainnya dipakai dua arus baik ke barat maupun ke timur. Begitu juga sebaliknya,” imbuhnya, terkait pengalihan arus lalu lintas yang akan diterapkan setelah pemasangan regel jembatan selesai dilakukan.

Seperti diberitakan, Pemkot Kediri mulai melaksanakan perbaikan pilar Jembatan Brawijaya sejak akhir September lalu.

Sebelumnya, pilar jembatan di sisi barat terbakar pada 10 Juni 2024 lalu. Selain memperbaiki pilar yang terbakar itu, Pemkot Kediri sekaligus merehabilitasi seluruh pilar jembatan.

Untuk merehab Jembatan Brawijaya, pemkot menggelontorkan pagu anggaran hingga Rp 3,8 miliar.

Rehabilitasi pilar itu juga sekaligus untuk penyegaran desain Jembatan Brawijaya. Sehingga, bisa menambah kesan ikonik pada jembatan yang diresmikan pada 2019 lalu.

Rehabilitasi jembatan akan mengusung konsep ‘kejayaan’ yang ditandai dengan dominasi nuansa keemasan pada desain visual jembatan.

Selain itu, pemkot juga memadukan ornamen aksara kuadrat. Yakni, aksara Jawa Kuno yang berasal dari Kerajaan Kediri.

Kalimat-kalimat pemersatu bangsa seperti ‘Bhineka Tunggal Ika’ hingga semboyan Kota Kediri ‘Djojo ing Bojo’ akan terukir di pilar-pilar jembatan dalam bentuk aksara kuadrat.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #jembatan brawijaya