Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ponpes Lirboyo Kediri Siap Memediasi Konflik Elit NU, Bersedia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Ulama

Ayu Ismawati • Selasa, 25 November 2025 | 00:26 WIB
Juru Bicara Pesantren Lirboyo Oing Abdul Muid Shohib atau Gus Muid.
Juru Bicara Pesantren Lirboyo Oing Abdul Muid Shohib atau Gus Muid.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pondok Pesantren Lirboyo Kediri akhirnya buka suara terkait konflik di jajaran petinggi Pengurus Besar pbnu

Pesantren salafiyah terbesar di Kediri Raya itu menyatakan kesediaannya untuk jadi tuan rumah pertemuan para ulama NU.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kiai Athoillah Anwar, salah satu pengasuh Ponpes Lirboyo melalui Juru Bicara Pesantren Lirboyo Oing Abdul Muid Shohib atau Gus Muid.

Menurutnya, pertemuan para ulama NU di Ponpes Lirboyo itu digelar untuk merajut kembali ukhuwah Nahdliyyah. “Di tengah keprihatinan atas situasi organisasi saat ini,” ungkap Gus Muid.

Lebih jauh Gus Muid mengatakan, rencana pertemuan para ulama di Ponpes Lirboyo itu sudah mendapat restu dari Pengasuh Ponpes Lirboyo Kiai Anwar Manshur serta Kiai Kafabihi Mahrus. “Sedaya (semua) prihatin dengan kondisi NU sak menika (sekarang),” lanjut Gus Muid.

Para kiai sepuh, menurutnya juga prihatin atas terjadinya dinamika di internal NU tersebut. Karenanya, Ponpes Lirboyo bersedia menghelat forum. Syaratnya, pertemuan dihadiri oleh kedua belah pihak yang berkepentingan.

Dalam pertemuan nanti juga akan dibuka ruang untuk menghadirkan para kiai sepuh. Mereka akan jadi penuntun dialog agar tetap teduh dan berorientasi pada kemaslahatan NU.

“Pertemuan diharapkan bisa jadi momentum memperkuat kembali tali persaudaraan, mengembalikan keteduhan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga marwah Nahdlatul Ulama,” tuturnya belum bisa memerinci tanggal pasti pertemuan para ulama di sana.

Untuk diketahui, konflik elit tengah terjadi di tubuh PBNU. Penyebabnya, muncul upaya pemakzulan Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf.

Upaya itu muncul buntut dari Rapat Harian Syuriah PBNU yang dilaksanakan di Jakarta pada 20 November lalu.

Jajaran Dewan Syuriah PBNU meminta Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mundur dari jabatannya.

Menyikapi itu, Ketum PBNU Gus Yahya menggelar rapat koordinasi dengan menghadirkan seluruh ketua PWNU se-Indonesia di Surabaya, Minggu (23/11).

Dari pertemuan itu, Gus Yahya menyatakan tidak akan mundur dari jabatannya. Selain itu, Gus Yahya menyatakan akan terus menggalang silaturahmi.

Para kiai sepuh NU dijadwalkan bertemu di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, dalam waktu dekat untuk membahas polemik di internal organisasi Islam tersebut.

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #pbnu #nahdlatul ulama #ulama #ponpes lirboyo #konflik