Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Terbang Perdana dari Bandara Dhoho, Load Factor Super Air Jet Tinggi. Ini yang Diduga Jadi Penyebabnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 10 November 2025 | 18:39 WIB

SIAP BEROPERASI LAGI: Bandara Dhoho Kediri tampak dari atas.
SIAP BEROPERASI LAGI: Bandara Dhoho Kediri tampak dari atas.
 

JP Radar Kediri-Penerbangan perdana maskapai Super Air Jet rute Kediri-Jakarta hari ini, agaknya jadi sinyal kembali bergairahnya penerbangan di Bandara Dhoho. Setidaknya, load factor atau tingkat keterisian kursi pesawat hingga pukul 09.00 kemarin mencapai 79 persen. Jumlah itu diprediksi masih akan bertambah lagi.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menyebutkan, dari kapasitas 180 penumpang, hingga pukul 09.00 kemarin sudah terisi 135 penumpang (79 persen) untuk penerbangan Kediri-Jakarta. Sedangkan Jakarta-Kediri sebanyak 115 penumpang (63 persen).

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin disebut-sebut menjadi bagian 115 penumpang yang terbang perdana dari Jakarta ke Kediri. Sedangkan inaugural flight di Bandara Dhoho akan dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Ada pula 14 kepala daerah di Selingkar Wilis.

“Nanti akan dilakukan seremonial (water salute) seperti saat penerbangan perdana 2024 lalu. Sebagai penanda dilakukan operasional perdana dari rute dan maskapai itu (Super Air Jet),” ungkap Asisten I Sekretariat Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sukadi.

Terkait load factor Super Air Jet yang relatif tinggi, Sukadi menduga hal itu karena harga tiket yang jauh lebih murah dibanding maskapai lain di jurusan yang sama. Yakni, hanya 737 ribu untuk Kediri-Jakarta, dan Rp 856 ribu untuk Jakarta-Kediri.

Area Manager Super Air Jet Jawa Timur dan Kalimantan Selatan Dyfi Suciyanti mengatakan, selain penerbangan untuk melayani penumpang, pihaknya juga membuka layanan kargo. “Jadi selain penumpang untuk rute Kediri-Jakarta dan Jakarta-Kediri, kami juga melayani penerbangan kaergo,” ungkap perempuan yang akrab disapa Dyfi itu.

Berdasar pengalaman penerbangan rute Kediri-Balikpapan yang sebelumnya pernah dibuka Super Air Jet, menurut Dyfi animo penerbangan kargo cukup tinggi. Bahkan lebih tinggi dari penerbangan penumpang. Yang paling banyak adalah kargo tanaman.

Melihat potensi tersebut, Super Air Jet kembali membuka layanan kargo.

“Potensinya Kediri ini besar,” tuturnya.

Senada dengan Dyfi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim Nyono membenarkan tentang tingginya potensi kargo di Kediri. Selain tumbuhan, kargo hewan menurutnya juga tinggi.

“Di Kediri, Tulugangung, Blitar pusat peternak besar karenanya balai karantina membutuhkan tempat. Itu bisa kerja sama antara balai karantina dengan dinas perdagangan di Lingkar Wilis,” paparnya.

Untuk diketahui, penerbangan Super Air Jet yang dimulai hari ini (10/11). Ke depan penerbangan akan dilakukan seminggu tiga kali. Yakni Senin, Rabu dan Jumat. Penerbangan dari Jakarta menuju Kediri berangkat 10.20, tiba pukul 11.50. Sedangkan keberangkatan dari Kediri ke Jakarta pukul 12.30 dan tiba pukul 14.00.

Sementara itu, menyambut penerbangan perdana Super Air Jet, Pemkab Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri menggratiskan tiket masuk ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Kediri. Khusus untuk penumpang pesawat Super Air Jet.

“Cukup menunjukkan tiket pesawat akan gratis masuk ke objek wisata di Kabupaten Kediri,” kata Plt Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi sembari menyebut penumpang pesawat tidak perlu membayar retribusi saat berkunjung ke area wisata Gunung Kelud, kompleks wisata Besuki-Dolo, dan area wisata Sumber Corah.

Mustika menuturkan, penggratisan tiket masuk tempat wisata akan berlaku hingga H+3. Karenanya, penumpang pesawat hari ini bisa memanfaatkan fasilitas gratis kunjungan wisata hingga Kamis (13/11) nanti. Demikian pula penumpang pesawat pada Rabu (12/11) bisa menggunakan fasilitas gratis kunjungan wisata hingga Sabtu (15/11).

“Tinggal menunjukkan boarding pass sebelum terbang dan akan digratiskan saat berwisata ke objek milik Pemkab Kediri,” jelas Mustika sembari mengajak penumpang pesawat memanfaatkan fasilitas gratis berwisata tersebut. (*)

Editor : Mahfud
#inaugural flight #Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin #Super Air Jet #wagub Emil Dardak #bandara dhoho #Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana #load factor #Gubernur Khofifah Indar Parawansa