Pantauan koran ini, lubang yang menganga itu cukup besar dengan kedalaman sekitar 5 cm. Sedangkan lebar lubangnya bisa sampai 50 cm. Hingga pukul 08.00, tulisan itu masih berdiri kokoh. Warga tampaknya khawatir saat terjadi hujan timbul genangan yang bisa membahayakan pengendara. Khususnya pengguna kendaraan bermotor.
Terkait adanya hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama langsung melakukan penindakan. Papan bertulis jeglong maut itu langsung diangkat dan dipindahkan.
“Ini sudah kami tangani,” ujar Irwan sekitar 14.00. Dia mengatakan, jika ada jalan rusak bisa melaporkannya agar segera dilakukan penanganan.
Dia mengatakan, saat musim hujan tiba banyak jalan yang mengalami kerusakan. “Iya mas (musim hujan) ini banyak aduan jalan berlubang,” jelasnya.
Apalagi musim hujan mengakibatkan terjadinya genangan. Selain itu sistem drainase yang kurang maksimal juga turut memperparah genangan air. Dia mengatakan, adapun perbaikan jalan rusak itu masuk dalam kategori penanganan perbaikan rutin.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian