Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pertamina, Polres dan Pemkab Sidak SPBU. Begini Hasilnya

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:34 WIB
ILUSTRASI : Pertalite Pertamina di beberapa daerah di Jatim diduga tercampur air
ILUSTRASI : Pertalite Pertamina di beberapa daerah di Jatim diduga tercampur air

KEDIRI JP Radar Kediri-Sementara keluhan sepeda motor brebet terus bergulir, hasil inspeksi mendadak (sidak) gabungan antara Polres Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri, dan Pertamina menunjukkan fakta berbeda. Berdasarkan pengujian lapangan di dua SPBU, bahan bakar jenis pertalite dinyatakan masih memenuhi standar kualitas.

Sidak dilakukan pada Kamis (30/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi pertama yang disambangi adalah SPBU Katang. Di sana, tim gabungan memeriksa kadar air menggunakan tongkat uji berlapis pasta pendeteksi air yang dimasukkan ke tangki penyimpanan. Hasilnya, kadar air nihil.

Selain itu, tim juga mengukur densitas pertalite. Standar normal berada pada rentang 0,715–0,770 gram per mililiter. Di SPBU Katang, densitas berada di angka 0,720 g/ml, sementara di SPBU Paron hasilnya 0,739 g/ml.

“Dari hasil uji kuantitas dan kualitas, kami tidak menemukan penyimpangan,” ujar Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan.

Joshua menegaskan, sejauh ini tidak ada indikasi adanya zat asing yang bercampur dalam BBM jenis pertalite. Namun demikian, tim gabungan akan tetap melakukan pemantauan berkala di SPBU-SPBU lain untuk memastikan ketersediaan stok dan kualitas bahan bakar.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan ke SPBU di wilayah hukum Polres Kediri,” katanya.

Sementara itu, pihak SPBU Paron mengaku belum menerima keluhan pelanggan terkait sepeda motor yang brebet setelah pengisian.

“Kami selalu melakukan pengecekan setiap kali menerima kiriman BBM,” ujar Moh Robpingi, pegawai SPBU Paron.

Meski hasil sidak menunjukkan pertalite masih aman, masyarakat tetap diminta melapor jika menemukan masalah serupa. Polisi dan Pertamina menegaskan, laporan warga akan menjadi dasar penting dalam penyelidikan lebih lanjut.

Fenomena motor brebet di Kediri, sejauh ini, belum terbukti terkait langsung dengan kualitas bahan bakar. Namun, perhatian publik terhadap transparansi pengawasan BBM kian menguat—sebuah tanda bahwa literasi energi di kalangan pengguna kendaraan mulai tumbuh.(*)

Editor : Jauhar Yohanis
#pertamina #Pertalite Bermasalah di Jatim