Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ketua PCNU Kabupaten Kediri Gus Makmun Datangi Rumah Keluarga Pemanggul Tandu Panglima Besar Jenderal Sudirman

Emilia Susanti • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:36 WIB
Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun Mahfudz datang ke Dusun Goliman, Desa Parang, Kecamatan Banyakan pada Jumat (24/10).
Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun Mahfudz datang ke Dusun Goliman, Desa Parang, Kecamatan Banyakan pada Jumat (24/10).

KEDIRI, JP Radar Kediri– Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun Mahfudz datang ke Dusun Goliman, Desa Parang, Kecamatan Banyakan pada Jumat (24/10).

Bersama rombongan, dia mengunjungi salah satu rumah warga. Adalah rumah almarhun Djuwari, salah seorang pemanggul tandu Panglima Besar Sudirman dalam perang gerilya melawan penjajah.

“Kami berkunjung ke putra dan cucu dari Mbah Djuwari,” terang pria yang akrab dikenal dengan Gus Makmun.

Mulanya, Gus Makmun dan rombongan mendatangi rumah Mijan, anak keempat dari Djuwari. Lokasinya berada di dekat Sasana Pangripta Gelar Panglima Besar Jendral Soedirman. Jaraknya sekitar 15 meter.

Saat itu, rombongan sampai sekitar pukul 14.30 WIB. Mijan dan keluarganya pun memberikan sambutan hangat.

Menyalami satu per satu rombongan yang datang. Lalu, menjamu di ruang tamunya dengan hidangan sederhana. Yaitu kopi dan gorengan.

Sekitar setengah jam kemudian, Gus Makmun dan rombongan pun bergeser tempat. Ya, mereka mendatangi rumah yang ditinggali oleh almarhum Djuwari.

Lokasinya masih di Dusun Goliman, Desa Parang. Kini, rumah tersebut ditempati oleh putri pertama dan ketiga Djuwari yang bernama Yatinem dan Warsini.

“Alhmadulillah kami bisa melakukan kegiatan yang kami anggap sebagai sebuah apresiasi, penghargaan kepada orang yang pernah berjasa kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Gus Makmun.

Menurutnya, perjuangan yang dilakukan oleh Djuwari patut untuk diapresiasi. Pasalnya, bila melihat kisahnya, Gus Makmun meyakini apa yang dilakukan Djuari bukanlah hal yang mudah.

“Kalau melihat medannya berarti itu perlu suatu perjuangan dan kekuatan ekstra karena medannya pegunungan dan jaraknya cukup jauh. Nah kami apresiasi apa yang dilakukan beliau kemudian kami bersilaturahmi dengan para putra dan cucu beliau,” tandasnya sembari bersyukur rombongannya bisa sampai ke rumah Djuwari dengan selamat.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #Jenderal Sudirman #pcnu