Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Petani Bawang Merah di Kediri Ini Galau Cuaca Tak Menentu, Sebabkan Pertumbuhan Berambang Terganggu

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 23 September 2025 | 05:46 WIB
GALAU: Sugeng sedang beraktivitas di sawah miliknya. Cuaca yang tidak menentu membuat pertumbuhan bawang merah jadi terganggu.
GALAU: Sugeng sedang beraktivitas di sawah miliknya. Cuaca yang tidak menentu membuat pertumbuhan bawang merah jadi terganggu.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini banyak dikeluhkan oleh petani.

Terutama petani bawang merah. Pasalnya, hujan yang mengguyur saat musim kemarau ini membuat pertumbuhan berambang jadi terganggu.

Gangguan tersebut berimbas pada ongkos produksi yang membengkak. Alhasil, petani bawang merah terpaksa harus merogoh kocek lebih dalam.

Seperti yang dialami oleh Sugeng Widodo, 40, petani berambang asal Desa Besowo, Kecamatan Kepung. “Baru-baru ini sudah ada (hujan) sekitar dua kali,” ujar Sugeng.

Dia mengatakan, bawang merah cocok ditanam di musim kemarau. Namun, saat ini kemarau basah. Sehingga mengganggu pertumbuhan.

“Seumpama umur 15 hari sudah tumbuh tinggi, ini belum. Misal harusnya susah 15 sentimeter (cm), ini masih 5 cm,” terangnya menyebut perkembangan berambang jadi terhambat.

Dia mengatakan, seharusnya dalam 45 hari sudah bisa panen. Namun karena musim yang tidak menentu membuat petani harus mengundur waktu panen. Sebab, bawang medah belum tumbuh maksimal.

“Ini juga harus didobel benihnya, biasanya hanya cukup satu benih. Ini harus dua benih per lubang,” jelasnya.

Kondisi cuaca yang tidak menentu juga diklaim membuat hama jadi lebih banyak. Banyak serangga yang mengganggu pertumbuhan benih. “Itu juga mengganggu pertumbuhan benih,” jelasnya.

Karenanya, biaya produksi harus lebih banyak. Petani terpaksa mengeluarkan uang tambahan untuk mengatasi hal tersebut.

“Obatnya harus lebih. Selain itu karena panennya molor, biaya perawatan juga naik,” terang Sugeng.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #cuaca #kemarau #hujan #brambang #bawang merah