KEDIRI, JP Radar Kediri- Harga beras medium di pasaran masih relatif tinggi. Meskipun penyaluran beras SPHP terus dilakukan.
Pemerintah Kota Kediri mensinyalir salah satu penyebabnya karena daerah yang belum memasuki masa panen raya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri M. Ridwan mengatakan, saat ini harga beras medium cenderung masih tinggi. Namun, kondisi itu menurutnya sudah terjadi cukup lama.
“Memang ini mungkin diprediksi karena ini kan tidak pas panen raya. Sehingga mungkin harganya relatif masih tinggi,” ujarnya.
Selain itu, tingginya biaya produksi di tingkat petani juga disinyalir menyebabkan harga beras medium masih tinggi.
Saat ini, harganya berkisar Rp 13.500 per kilogram di pasaran. “Kami perkirakan sekitar awal atau pertengahan September ini (puncak panen raya, Red),” ungkap Ridwan.
Meski demikian, pihaknya memastikan stok beras di Kota Kediri masih akan mencukupi hingga akhir tahun nanti. Namun dengan panen raya yang dimulai bulan ini hingga September nanti.
Diprediksi akan ada penambahan peredaran beras di Kota Kediri. Selama Agustus, produksi beras dari seluruh Kota Kediri diprediksi mencapai 1.454 ton. Sedangkan produksi selama September diprediksi mencapai 324 ton.
“Sejauh ini kami memantau untuk stoknya masih cukup sampai akhir tahun. Informasi dari bulog seperti itu,” tandasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita