Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kabar Gembira bagi Penyuka Wastra Batik Kediri, Kediri Fashion Batik Festival Bakal Usung Busana Sarimbit All Generasi

Ayu Ismawati • Minggu, 24 Agustus 2025 | 16:06 WIB

 

Kediri Fashion Batik Festival 2025 mengusung Trinaya Kadhiri atau busana untuk semua generasi.
Kediri Fashion Batik Festival 2025 mengusung Trinaya Kadhiri atau busana untuk semua generasi.

JP Radar Kediri-Kediri Fashion Batik Festival (KFBF) kembali hadir dengan konsep baru. KFBF 2025 membawa tema Trinayana Kadhiri yang mengusung konsep batik sarimbit untuk keluarga. Seni pertunjukan wastra oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kediri itu digelar sebagai ruang apresiasi dan promosi kekayaan wastra khas Bumi Panjalu. 

KFBF 2025 akan memadukan seni, budaya, dan fashion dalam satu panggung yang meriah. Selain untuk mengangkat potensi budaya dan wastra, juga untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal. Dalam gelaran itu, nantinya akan dipamerkan karya-karya unggulan pelaku industri kreatif Kabupaten Kediri. 

Untuk diketahui, tahun ini merupakan tahun ketiga KFBF digelar. Tema Trinayana Kadhiri itu berasal dari kata Tri yang berarti tiga, serta Nayana yang berarti mata. Maknanya merupakan tiga pasang mata yang menatap jagad Kadhiri dengan tiga makna kehidupan. 

“Tema ini melambangkan tiga perspektif. Yaitu ayah, ibu, anak, yang menyatu untuk melihat masa depan budaya Kediri,” ujar desainer sekaligus konseptor KFBF 2025 Embran Nawawi. 

Embran mengatakan, gelaran tahun ini fokus pada cara keluarga memandang, melestarikan, dan mengembangkan batik sebagai warisan berharga dan budaya masa depan Kediri. Dengan demikian, Trinayana Kadhiri menjadi wujud perjamuan antara tubuh, warisan, dan masa depan. 

“Ini adalah sebuah pertunjukan tentang bagaimana wastra bukan hanya kain. Melainkan jendela bagi tiga pasang mata Kediri yang dulu, yang kini, dan yang akan datang,” beber desainer berdarah Betawi itu.

Tahun ini, Pemkab Kediri dan Dekranasda Kabupaten Kediri meluncurkan batik Trinayana yang memadukan batik dengan motif khas Kabupaten Kediri. Serta batik modern untuk memenuhi pasar fashion global. Batik tersebut menurutnya akan menjadi batik fashion yang bisa dipakai oleh semua generasi di setiap waktu.

Fashion Trinayana ini akan membawa konsep fashion sarimbit. Yang identik dengan motif, warna, atau bahan yang serasi dan selaras. Biasanya dikenakan oleh pasangan atau anggota keluarga secara bersama-sama,” sambung Embran. 

Fashion batik sarimbit ini merupakan wujud harmonisasi dalam balutan wastra. Yang memadukan keindahan, keselarasan, dan nilai kebersamaan. Sehingga sarimbit yang akan dipamerkan nantinya bukan hanya sekadar motif yang serasi. Namun juga sebagai simbol ikatan, cinta, dan identitas bersama.

Kediri Fashion Batik Festival 2025 merupakan persembahan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri dan Dekranasda Kabupaten Kediri. Di acara yang rencananya digelar akhir September ini, juga akan digelar pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Kediri periode 2025-2030. (ais/ut)

Editor : Mahfud
#wastra batik #KFBF 2024