JP Radar Kediri-Pemkab Kediri mengebut pembangunan lanjutan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ). Setelah rekanan meneken kontrak awal Agustus lalu, mereka langsung menyiapkan realisasi fisik di zona A dan beberapa item proyek lainnya. Termasuk pembangunan dinding keliling stadion.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, setelah tender selesai akhir Juli, awal Agustus lalu rekanan pemenang lelang sudah keluar. Yakni, CV Hisyam Putra.
Selanjutnya, pada 6 Agustus Pemkab Kediri dan rekanan melakukan penandatanganan kontrak.
“Untuk Stadion GDJ saat ini sudah tanda-tangan kontrak,” ungkap Irwan sembari menyebut rekanan langsung melakukan persiapan realisasi fisik.
Untuk diketahui, selain menyelesaikan pembangunan di zona A, proyek dengan nilai kontrak Rp 7,65 miliar itu juga akan digunakan untuk pembangunan dinding di seluruh zona. Kemudian, cor beton di entrance empat sudut, hingga cor beton keliling lapangan.
Selain persiapan kelanjutan pembangunan Stadion GDJ, Irwan menyebut proyek pendukung di stadion juga tengah berlangsung. Di antaranya pelebaran akses jalan stadion GDJ yang dilakukan sejak 7 Juli lalu.
Yakni, dengan meninggikan talud atau dinding penahan jalan.
“Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari,” lanjut Irwan sembari menyebut proyek senilai Rp 2,9 miliar itu harus rampung pada November nanti.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPKP Kabupaten Kediri Joko Riyanto menambahkan, khusus untuk proyek lanjutan Stadion GDJ, ditarget rampung pada 3 Desember.
“Pelaksanaan proyek selama 120 hari,” terang Joko sembari menyebut pihaknya memaksimalkan pengawasan agar realisasi fisik tidak molor.
Seperti diberitakan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan proyek di wilayah barat sungai itu akan selesai akhir 2027 nanti. Target penyelesaian Stadion GDJ itu lebih cepat dari proyeksi awal pada 2028.
Tahun depan, rencananya Pemkab Kediri akan kembali menganggarkan Rp 71 miliar untuk pembangunan seluruh atap. Selanjutnya, pada 2027 dianggarkan Rp 89 miliar untuk memenuhi seluruh sarpras. Di antaranya, pemasangan single seat di stadion dan kelengkapan lainnya.
Untuk memastikan stadion bisa optimal, pemkab juga akan membuat jalan baru yang tembus dengan Jalan Raya Kediri-Nganjuk. Sebelumnya pemkab sudah menganggarkan Rp 13 miliar untuk pembebasan tanahnya.
stadionBaca Juga: Datangi Proyek Stadion GDJ, Bupati Kediri Dhito Pramana Pastikan Hal Ini
Keberadaan jalan baru itu akan melengkapi jalan eksisting yang juga diperlebar. Jika saat ini lebar jalan baru lima meter, akan diperlebar menjadi tujuh meter. Ditambah bahu jalan di sisi kanan dan kiri masing-masing satu meter. Pembangunan jalan sepanjang 373 meter itu akan dilakukan tahun ini. Proyek inilah yang ditarget selesai November nanti.
Seperti diberitakan, pembangunan tahap pertama stadion menggunakan APBD Kabupaten Kediri sekitar Rp 150 miliar. Selanjutnya, pembangunan lanjutan direncanakan diambilalih oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Proses pelimpahan proyek dilakukan pada akhir 2024 lalu. Anggaran pembangunan juga sempat masuk di kementerian.
Namun, proyek unggulan itu urung diambil alih pusat karena terdampak efisiensi anggaran. Karenanya, pemkab melanjutkan dengan menggunakan APBD dan ditarget selesai 2027 nanti. (*)
Editor : Mahfud