Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Anomali Cuaca Bikin Pola Tanam Berubah, Suhu Terpanas Terjadi Pada 2024

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 1 Juli 2025 | 05:53 WIB

INFORMATIF: Diskusi tentang fenomena alam dan dampaknya.
INFORMATIF: Diskusi tentang fenomena alam dan dampaknya.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Anomali cuaca tidak hanya berdampak pada bencana alam seperti longsor dan banjir. Tapi juga sangat memengaruhi pertanian. Akibat cuaca yang tak menentu, petani harus mengubah pola tanamnya. Mulai dari penanganan hama hingga pemilihan varietas tanam yang sesuai dengan kondisi cuaca saat ini.  

Problem itu tergambar dari diskusi yang digelar Jawa Pos Radar Kediri (JPRK) bertema anomali cuaca dan dampaknya kemarin (30/6). Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Kerja Meteorologi Publik BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri Satria Krida Nugraha menerangkan terkait kondisi cuaca saat ini. Khususnya di wilayah Kediri.

Baca Juga: Ratusan Hektare Sawah di Kediri Terendam Air Akibat Cuaca Ekstrem, Ini Langkah Pemkab

Suhu di bumi terus alami peningkatan. Dia menjelaskan, pada 1800 an hingga 1980-an. Suhu udara mengalami kenaikan perlahan. Mulai dari 0.1 derajat hingga 0,5 derajat. Kemudian naik lagi pada masa 1980 hingga 2000-an menjadi 1 derajat. Lalu menjadi 1,5 derajat dari 2000-an hingga 2020.  

Hingga pada 2024 suhu alami kenaikan tinggi melampaui 1,5. “Suhu meningkat ini seiring adanya revolusi industri,” jelas Satria.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Warga Kediri Raya Waspada Cuaca Ekstrem saat Pancaroba

Menurutnya, meningkatnya industri ini membuat kadar karbon di bumi juga ikut bertambah. Sehingga, karbon yang menyerap panas membuatnya tidak bisa keluar dari bumi.

Peneliti Kesehatan Benih dan Pengendalian Biokontrol, Hoerussalam mengatakan, cuaca yang tidak menentu membuat petani harus beradaptasi. Sebab, saat ini, cuacanya lebih sulit diprediksi. Karena tidak menentu.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Peringatan BMKG untuk Warga Kediri yang Akan Mudik Lebaran

Sehingga, jadwal tanam pun harus berubah. Menyesuaikan kondisi cuaca yang mengalami anomali. “Dampaknya tentu di strategi penanaman,” jelasnya.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : rekian
#suhu terpanas #cuaca #pola tanam #anomali #bencana alam