Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perpustakaan Kabupaten Kediri Buka Lapak di Car Free Day. Ayo Baca Buku! Ada Komik Juga Lho.

Diana Yunita Sari • Selasa, 20 Mei 2025 | 18:45 WIB

 

Lapak baca Perpustakaan Kabupaten Kediri di CFD
Lapak baca Perpustakaan Kabupaten Kediri di CFD

JP Radar Kediri- Di tengah maraknya konten visual dan pesatnya dunia digital, Perpustakaan Daerah Kabupaten Kediri tetap bersemangat untuk menjaga dan meningkatkan minat literasi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan lapak baca di Car Free Day (CFD), mobil perpustakaan keliling, hingga penambahan fasilitas modern di gedung perpustakaan. 

Lapak baca bertempat di sepanjang CFD Jalan PB. Sudirman Pare, setiap minggu pukul 06.00-09.00 di depan bangunan Perpustakaan Kabupaten Kediri. Erik Angga, petugas layanan perpustakaan mengatakan bahwa kegiatan ini sudah dilakukan sebelum pandemi Covid-19 dan terus berjalan hingga sekarang.

"Dulu kita pakai mobil perpustakaan keliling, terus berhubung dirotasi dengan Taman Baca di Simpang Lima Gumul, jadi kita (beralih) buka lapak di sini. Mobilnya digunakan untuk membawa buku ke SLG" ucap Erik. 

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan kegiatan literasi ke masyarakat dengan pendekatan yang lebih santai. Karena bukan hanya buku saja yang disajikan, tetapi juga komik, dan kegiatan mewarnai yang ramai diminati anak-anak. 

“Dengan ada buku mewarnai gini kan anak-anak jadi tertarik. Nah ibunya yang menemani bisa sambil membaca buku atau membacakan anaknya. Ini bisa jadi stimulasi kecil yang bisa berdampak besar,” tambah Erik. 

Selain lapak baca, Perpustakaan Kabupaten Kediri juga memiliki layanan perpustakaan keliling (perpusling) yang menyasar ke sekolah-sekolah dan desa-desa. Layanan ini bisa diakses dengan membuat surat permohonan dari pihak sekolah atau komunitas yang ditujukan ke perpustakaan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjangkau masyarakat yang jauh dari pusat kota mengingat luasnya wilayah Kabupaten Kediri. 

“kita juga menerima layanan ke sekolah-sekolah juga, jadi dari pihak sekolah mengirim surat nanti kita datangi dengan mobil keliling. warga sekitar juga bisa, misal anak-anak kkn ingin mendatangkan perpustakaan keliling ke desa kita bisa ke sana”

Untuk meningkatkan pengunjung perpustakaan, pihak pengelola menambah fasilitas umum seperti Wi-Fi gratis, gazebo untuk membaca santai, hingga komputer yang dapat digunakan untuk mengerjakan tugas. Pengunjung juga dapat dengan mudah mencari buku yang diinginkan karena perpustakaan sudah dilengkapi sistem digital melalui OPAC (Online Public Access Catalog), menggantikan cara manual mencari buku di rak. 

Selain minat baca masyarakat yang masih tergolong rendah, keterbatasan dana dan sumber daya manusia yang dimiliki juga menjadi tantangan tersendiri. Perpustakaan belum dapat secara leluasa menambah koleksi buku digital ataupun membuka layanan selama 24 jam seperti perpustakaan-perpustakaan besar lainnya. 

“Tapi semangat kami tetap, bagaimana pun kami ingin terus mendorong minat baca masyarakat,” pungkas Erik.

Dengan berbagai inisiatif dan inovasi yang terus dilakukan, Perpustakaan Kabupaten Kediri membuktikan bahwa semangat literasi bisa tumbuh di mana saja bahkan dari lapak sederhana di pinggir jalan CFD.

Editor : Jauhar Yohanis
#kabupaten kediri #cfd #Perpustaakaan Keliling