KEDIRI, JP Radar Kediri- Ibarat dua sisi mata uang, kemajuan teknologi bisa memberikan dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Bagi anak-anak, bahaya terhadap kecanggihan teknologi adalah terpapar konten pornografi.
Meski pemerintah gencar memblokir situs pornografi, faktanya, masih banyak konten yang menayangkan adegan orang dewasa. Peredaran aksi pornografi itu justru beredar di konten-konten media sosial.
Masalah tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Untuk mencegah anak tidak terjerat kasus pornografi, Pemkot Kediri membuat satuan gugus tugas (satgas) pencegahan dan penanganan pornografi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, kebijakan itu selaras dengan instruksi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.
“Perkembangan teknologi di Kota Kediri cukup pesat,” ujar pria yang akrab disapa Cholis itu. Siapa saja bisa mengunduh aplikasi yang bersinggungan dengan akses pornografi.
Tidak heran jika ada kasus kejahatan pornografi di Kota Kediri. Salah satunya, melibatkan penggunaan aplikasi kencan hingga berujung pada tindak kejahatan di hotel Kota Kediri. “Ini contoh, Kota Kediri sudah dibidik,” beber Cholis.
Hal itu dikhawatirkan terulang pada warga Kota Kediri yang masih tergolong anak-anak. Oleh sebab itu, perlu langkah konkret dengan membentuk satgas yang nantinya akan bertugas mengantisipasi hal tersebut agar tidak muncul kembali.
Untuk mengoptimalkan peran satgas, dibutuhkan keterlibatan anak muda. Salah satunya lewat komunitas seperti Generasi Berencana atau Genre serta Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).
“Ini kami kembangkan di masing-masing sekolahan dan kelurahan. Nanti kami harapkan para pemuda ini bisa melek dan peduli dengan konten-konten yang kurang baik untuk kawula muda,” urai Cholis sembari menyebut pentingnya peran konsultasi sebaya dalam menyentuh segmentasi anak muda.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian