Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Lebaran, Satu Nyawa Melayang Sia-Sia di Jalan Kediri - Nganjuk

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 11 April 2025 | 12:30 WIB

 

RAWAN: Pengendara becak melintas di Jalan Kediri-Nganjuk
RAWAN: Pengendara becak melintas di Jalan Kediri-Nganjuk

KEDIRI, JP Radar Kediri–  Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah Polres Kediri Kota mengalami peningkatan selama Lebaran tahun ini. Terhitung sejak 31 Maret -6 April 2025, ada empat kasus kecelakaan. 

Dari jumlah tersebut, ada satu nyawa melayang di jalan raya. Dibanding Lebaran tahun lalu, angka kecelakaan mengalami kenaikan. Dari sebelumnya hanya dua kecelakaan kini naik menjadi empat kasus di Lebaran tahun ini. 

Baca Juga: Cuti Bersama Selesai, Kendaraan Berat di Kabupaten Kediri Beroperasi Lagi

Salah satu titik rawan yang jadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota adalah Jalan Raya Kediri-Nganjuk. Di sepanjang jalan itu, sudah masuk dalam kategori rawan kecelakaan dan area black spot.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman mengatakan, adanya peningkatan angka kejadian ini menjadi bukti jika kesadaran masyarakat dalam berkendara masih perlu ditingkatkan. 

Baca Juga: BMKG Ingatkan Warga Kediri Raya Waspada Cuaca Ekstrem saat Pancaroba

“Berdasarkan data, angka laka lantas Lebaran ini memang meningkat dari periode sebelumnya di momen yang sama,” jelas Andi.

Untuk diketahui, hampir 80 persen kasus kecelakaan terjadi di Jalan Raya Kediri – Nganjuk. Yaitu Jalan Raya Desa Sendang dan Jalan Raya Desa Sonorejo yang ada di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Tak hanya itu, Jalan Raya Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri juga menjadi lokasi rawan laka lantas.

Baca Juga: PDAM Kabupaten Kediri Rutin Salurkan Air Bersih ke Desa Sempu dan Siapkan Pengeboran Sumur Bor untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Menurutnya, selain kelalaian. Terjadinya kecelakaan ini juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal. Seperti hujan, jalan berlubang, hingga minimnya penerangan di sejumlah titik tertentu di ruas jalan. 

“Kendaraan yang mendominasi dalam kecelakaan adalah sepeda motor,” tandas perwira tiga bersaudara itu.

Baca Juga: Tidak Sekadar Transit, Pemkab Kediri Kembangkan Sentra Aquabis Badas jadi Tempat Kediri

Lebih lanjut, dia menjelaskan, usia pengendara yang terlibat dalam kecelakaan berada pada kisaran usia 16 - 25 tahun. Usia ini didominasi oleh pelajar dan mahasiswa yang dirasa masih perlu mendapat pengetahuan tentang cara berlalu lintas yang baik dan benar.

Oleh karena itu, pihaknya bekerja sama dengan unit keamanan keselamatan berlalu lintas (Kamsel) memberikan edukasi tentang aturan lalu lintas.

“Kami rutin mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi dan himbauan,” tandasnya.

Dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat berkendara. Dan berharap memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan. “Pastikan tubuh dalam kondisi baik,” pungkasnya. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : rekian
#nyawa melayang #lebaran #jalan kediri #polres kediri kota #nganjuk #kecelakaan