KEDIRI, JP Radar Kediri- Sehari setelah Lebaran, arus lalu lintas di simpang empat Jalan Branggahan, Ngadiluwih macet. Penumpukan kendaraan terjadi di empat arah. Dan yang paling panjang dari arah utara.
Kendaraan mengular hingga 1,5 kilometer (km). Untuk dari arah selatan, kendaraan mengular sekitar 1 km.
Baca Juga: Satpol PP Sidak Tempat Hiburan Malam di 4 Kecamatan di Kabupaten Kediri
Kapolsek Ngadiluwih AKP Agung Saifuddin menyebutkan, terjadinya kemacetan itu disebabkan karena adanya aktivitas warga dari berbagai daerah. "Penambahan volume kendaraan ini masih dapat ditoleransi," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Dia mengatakan, kepadatan terjadi tidak hanya di Branggahan saja tapi juga simpang tiga Telkom, Ngadiluwih. Namun yang paling parah terjadi di Branggahan.
Baca Juga: Upacara Melasti saat Ramadhan di Kediri Berlangsung Khidmat
Dia mengatakan untuk antisipasi kemacetan semakin lama, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperpanjang durasi lampu hijau arah utara dan selatan. Kemudian memperpendek durasi lampu merah dari dua arah itu.
Baca Juga: Prediksi Puncak Arus Mudik di Kediri jelang Lebaran, Cek Titik Mana Saja yang Jadi Blackspot
Berikutnya untuk durasi lampu merah dan hijau dari arah timur dan barat juga dikurangi.
"Prioritaskan arus lalin dari arah Surabaya maupun sebaliknya demi kelancaran. Kami juga terjunkan personel ke titik-titik rawan," terangnya.
Baca Juga: Harga Tiket Bus Mudik Lebaran 2025 dari Kediri Melambung Tinggi, Ini Daftar Lengkapnya
Dia mengatakan, pengguna jalan tidak perlu menghindari jalur Ngadiluwih.
Namun, dia mengimbau agar masyarakat terus memantau traffic di google maps. Agar tahu kapan saat padat dan lenggang.
"Jangan lupa tetap mengutamakan keselamatan, tertib berlalu lintas. Semoga bisa menikmati perjalanan dengan aman, bahagia," imbuhnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian