Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Peringatan BMKG untuk Warga Kediri yang Akan Mudik Lebaran

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 20 Maret 2025 | 12:49 WIB

 

WASPADA CUACA EKSTREM: Pengendara bermotor saat melewati jembatan Jongbiru yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Kediri.
WASPADA CUACA EKSTREM: Pengendara bermotor saat melewati jembatan Jongbiru yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sebentar lagi libur panjang cuti bersama Nyepi dan Lebaran. Momentum tersebut biasanya dimanfaatkan pemudik untuk pulang ke kampung halaman. 

Para pemudik diminta untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang diprediksi bakan terjadi hingga akhir bulan ini. Mereka diimbau untuk senantiasa berhati-hati saat perjalan menuju ke kampung halamannya.

Baca Juga: Kualitas Panenan Padi di Kabupaten Kediri Tahun Ini Turun, Ini Penyebabnya

Setiap pemudik diminta untuk mengantisipasi terjadinya aqua planning atau kondisi roda yang rawan tergelincir saat turun hujan. Hingga terjangan angin kencang yang membuat pohon tumbang. 

Ketua Tim Kerja Meteorologi Publik BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri, Satria Krida Nugraha mengatakan, bahwa puncak hujan di Kediri Raya terjadi pada Januari dan Februari lalu.

Baca Juga: Belum Lunasi BPIH, Puluhan CJH di Kabupaten Kediri Terancam Batal ke Tanah Suci

“Untuk musim hujan di wilayah Kediri diprediksi masih sampai April. Untuk April mulai masa peralihan. Sementara Maret ini masih diguyur hujan,” jelasnya.

Curah hujan pada Maret ini sekitar 300-400 mm per bulan. Hitungan tersebut masih termasuk dalam kategori terjadi hujan lebat.Bahkan dikategorikan cuaca ekstrem. 

 Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Sidak ke SDN Setonopande, Temukan Ruang Kelas Rusak Berat

“Kemarin BMKG Juanda juga mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem. Yang terjadi pada 17-27 Maret. Termasuk di Wilayah Kediri Raya,” jelasnya.

Akhir Maret diprediksi terjadi gelombang kelvin dan ekuator rosbi juga MBO. “Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan pertumbuhan awan hujan,” jelasnya, sembari menyebut bahwa curah hujan harian rata-rata 50 mm per hari.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : rekian
#warga kediri #arus mudik #mudik lebaran #jembatan jongbiru #libur panjang #lebaran #peringatan bmkg #waspada cuaca ekstrem