Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tunggu Penerbangan Umrah dari Bandara Dhoho Kediri, Jemaah Umrah Lakukan City Tour di Sekitar Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 5 Maret 2025 | 17:11 WIB
Sejumlah jemaah umrah bersiap masuk ke BPKASN di Desa Bulusari, Tarokan usai mengikuti city tour kemarin sore.
Sejumlah jemaah umrah bersiap masuk ke BPKASN di Desa Bulusari, Tarokan usai mengikuti city tour kemarin sore.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sembari menunggu penerbangan umrah ke Jeddah, Arab Saudi, puluhan jemaah yang sudah tiba di Balai Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (BPKASN) kemarin melakukan city tour.

Dipandu tour leader dari dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud), mereka diajak berkunjung ke Gunung Kelud dan kompleks monumen Simpang Lima Gumul (SLG).

Tour Leader Disparbud Kabupaten Kediri Ahmad Saiful Huda mengatakan, sejak sekitar pukul 07.00, puluhan jemaah itu diajak keliling Kediri. Dari total sekitar 80 jemaah, ada 54 orang yang mengikuti city tour.

“Ada yang lansia memutuskan untuk tidak ikut,” katanya ditemui usai tour dengan para jemaah.

Dikatakan Ahmad, jemaah berangkat city tour sekitar pukul 08.00. Kali pertama mereka berkunjung ke Gunung kelud.

Tak hanya melihat langsung kondisi kawah, peserta melihat dokumenter tentang erupsi gunung yang kali terakhir meletus pada 2014 lalu.

Setelah dari sana, rombongan diajak ke monumen Simpang Lima Gumul (SLG). Terakhir, mereka berbelanja di pusat oleh-oleh.

“Mereka antusias. Senang. Dan ini memang pertama kali juga dilakukan,” terangnya.

Sementara itu, Ramli, 40, jemaah umrah asal Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mengaku senang diajak keliling Kediri. Baginya, berkunjung ke Kediri merupakan cita-citanya sejak duduk di bangku SMA

“Kami sangat senang karena difasilitasi untuk keliling kediri. Sebelumnya memang penasaran seperti apa Kediri,” ungkap Ramli sembari menyebut sejak duduk di bangku SMA dia ingin ke Kediri karena di sini ada Kampung Bahasa yang salah satunya mengajarkan bahasa Arab.

Terkait keberangkatan jemaah ke Arab Saudi yang belum terlaksana hingga kemarin alias molor, Ramli mengaku tidak mempermasalahkannya.

“Yang penting ada kepastian terbang ke Tanah Suci,” urainya sembari menyebut jemaah mendapat informasi mereka akan diterbangkan ke Arab Saudi pukul 06.00 hari ini (05/3).

Baca Juga: Penerbangan Umrah dari Bandara Dhoho Kediri Kembali Tertunda, Ini Alasannya

Terpisah, Sunarti, 73, salah satu jemaah asal Magelang, Jawa Tengah mengaku tidak ikut city tour. Sebab, dia khawatir justru akan kelelahan saat ibadah umrah nanti.

“Niatnya adalah umrah. Jadi jalan-jalannya tidak ikut. Takutnya saat di sana (saat umrah, Red) jadi kecapekan dan ibadahnya tidak maksimal,” jelasnya saat ditemui di BPKASN Desa Bulusari, Tarokan kemarin sore.

Sunarti tiba di BKPASN pada 1 Maret lalu. Dia yang datang bersama dua kerabatnya.

“Seharusnya sudah bisa di sana (Arab Saudi) tapi masih belum bisa,” jelasnya sembari menyebut dirinya sedikit kecewa namun tidak mempermasalahkannya.

Untuk diketahui, selain mengikuti city tour, kemarin puluhan jemaah juga mengikuti pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kediri dr Bambang Triyono Putro mengatakan, pihaknya menugaskan tim dari Puskesmas Tarokan untuk memeriksa jemaah umrah.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ada enam orang yang mengalami hipertensi dan satu lainnya menderita diabetes melitus.

“Semuanya masih dalam taraf aman,” tandasnya.

Seperti diberitakan, penerbangan umrah perdana di Bandara Dhoho sempat mundur beberapa kali.

Penyebabnya karena izin penerbangan umrah di bandara domestik belum turun. Izin baru turun pada 25 November 2024 lalu.

Adapun untuk penerbangan umrah awal Maret ini terkendala slot di bandara Jeddah.

Terkait kepastian waktu penerbangan para jemaah, Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sukadi mengatakan, pihaknya juga masih menunggu kepastian dari pihak pencarter pesawat.

“Kami masih menunggu kabar terbaru,” tutur Sukadi ditanya tentang rencana keberangkatan jemaah pagi ini (05/3). 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #penerbangan umrah #bandara dhoho #jemaah umrah #jawapos #city tour