Kediri, JP Radar Kediri - Viral di media sosial sebuah video menunjukkan seorang emak-emak mendatangi salah satu dealer motor di Jl PB Sudirman, Plongko, Kecamatan Pare ingin membeli sebuah motor. Namun yang bikin geleng-geleng kepala adalah, bukannya membawa uang asli, emak-emak tersebut justru membayar dengan uang buatannya sendiri.
Yakni kertas yang ditulis lengkap dengan nominal angka uangnya. Kemudian kertas tersebut ditumpuk layaknya tumpukan uang. Pegawai dealer yang menerima uang kertas itu pun langsung mengambil video. Momen tersebut dianggap lucu dan berkesan sehingga diunggah ke media sosial.
Videonya kemudian viral dan mendapat berbagai respon dari warganet. Banyak yang menduga bahwa perempuan tersebut mengidap gangguan jiwa karena perilakunya dianggap tidak wajar. Peristiwa itu ternyata terjadi pada Senin (24/2) lalu sekitar pukul 09.00. Seorang emak-emak datang
Meski begitu, sang sales dealer tetap memberikan respon yang baik terhadap emak-emak itu. Seperti yang diungkapkan oleh Humas Honda Jawa Timur Azizah.
Dia mengatakan sudah menjadi kewajiban sales untuk memperlakukan semua konsumen sama rata.
"Semua kami layani dengan baik. Tidak membedakan satu persatu2," ujarnya.
Untuk diketahui, interaksi sales dengan emak-emak itu berlangsung selama 30 menit. Berakhir dengan memberi pengertian kepadanya bahwa tidak bisa membawa pulang motor. Kemudian emak-emak tersebut mengerti atas tindakannya yang ternyata tidak bisa membawa pulang motor impiannya itu dengan uang kertas buatan.
Lebih lanjut, setelah video tersebut viral, keluarga emak-emak itu hari ini Kamis (27/2) mendatangi dealer. Keluarga meminta video yang telah diunggah ke TikTok itu untuk dihapus. Dari pantauan koran ini, videonya memang sudah tidak muncul di Tiktok.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira